”Kami siagakan penambahan 12 mobile reader untuk antisipasi kalau ada kepadatan kendaraan yang berimbas hingga gerbang tol,” ujar Kepala Departemen Operasi ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto Zanuar Firmanto, kemarin (28/12). Untuk diketahui, mobile reader adalah alat pembayaran elektronik portabel yang dibawa petugas untuk percepatan transaksi di gardu tol.
Belasan perangkat pembayaran e-money nirkabel berikut petugas tambahan langsung dikerahkan saat terindikasi adanya penumpukan kendaraan di gardu tol pada momen Nataru ini. Di samping itu, lanjut Zanuar, disediakan layanan top up uang elektronik bagi pengguna jalan di rest area dan exit gerbang tol.
”Transaksi di gardu tol seperti biasa (dengan e-money), kami bantu dengan mobile reader dan petugas tambahan selain pembayaran di gardu,” jelasnya. Untuk memperlancar lalu lintas di tol Jomo, pengelola juga menyediakan SPBU Modular di rest area Teras Dipa KM 678 B dan Teras Melati KM 695 A.
ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto memperkirakan, kurun 17 Desember 2025 hingga 4 Janurai 2026 jumlah kendaraan yang melintas mencapai lebih dari 750 ribu. Puncak peningkatan jumlah kendaraan di tol Jomo diperkirakan terjadi pada tiga periode. Yakni, kurun 20-21 Desember, 25-28 Desember, dan 3-4 Januari 2026.
Kurun Rabu (17/12) hingga Senin (22/12) lalu, sebanyak 228.191 kendaraan atau rata-rata 38.032 armada per hari telah melintasi tol Jomo. Lalu lalang kendaraan ini mengalami peningkatan dibanding rata-rata harian. Seperti pada pada Sabtu (20/12) atau H-5 Natal dengan kendaraan mencapai 45.439.
”Kami juga antisipasi lonjakan pengguna jalan dengan menyiapkan penambahan petugas untuk keamanan dan kenyamanan pengguna tol,” beber Zanuar. Pihaknya meingimbau agar pengguna tol selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas selama berkendara di libur akhir tahun ini. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah