Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

The Fate of Ophelia, Opalite, dan Bittersweet, Tren Lagu Pop Akhir Tahun 2025

Imron Arlado • Selasa, 23 Desember 2025 | 03:16 WIB
Dalam beberapa waktu terakhir, linimasa media sosial hampir dipenuhi dengan potongan lagu The Fate of Ophelia, Opalite, dan Bittersweet. Sumber foto: Pinterest
Dalam beberapa waktu terakhir, linimasa media sosial hampir dipenuhi dengan potongan lagu The Fate of Ophelia, Opalite, dan Bittersweet. Sumber foto: Pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Dalam beberapa waktu terakhir, linimasa media sosial hampir dipenuhi dengan potongan lagu yang sama, diputar berkali-kali dalam berbagai versi video.

Fenomena ini menunjukkan bahwa musik pop kini tak hanya dinikmati sebagai karya audio, tetapi juga sebagai bagian dari konten visual.

Dalam fenomena ini, terdapat tiga lagu yang muncul dalam waktu berdekatan dan langsung mencuri perhatian publik, terutama penyebarannya yang masif di TikTok, yakni The Fate of Ophelia, Opalite, dan Bittersweet.

Popularitas lagu-lagu tersebut tak hanya soal siapa penyanyinya, tetapi juga bagaimana lagu-lagu itu hadir dalam kehidupan digital sehari-hari.

Lagu The Fate of Ophelia adalah lagu milik penyanyi ternama Taylor Swift yang dirilis pada tanggal 3 Oktober 2025 dengan video musiknya yang dirilis menyusul pada tanggal 6 Oktober 2025 sebagai single pembuka pada albumnya yang ke-12, yakni The Life of a Showgirl.

Lagu ini memiliki latar belakang dan makna yang cukup unik, terinspirasi dari tragedi mengenaskan Ophelia dari drama Hamlet Shakespeare yang tenggelam karena patah hati dan tekanan.

Namun, dalam lagu ini narasi tragis tersebut seakan dibalikkan menjadi gambaran penyelamatan diri dari kehancuran emosional melalui cinta sejati.

Sehingga lagu ini memiliki makna transformasi dari kehancuran emosional menuju penyembuhan dan kebangkitan melalui seseorang yang mampu memberikan cinta sejati.

 

Baca Juga: Warga Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Dhoho di Jalur Double Track Mojokerto

 

Popularitas lagu The Fate of Ophelia di media sosial, khususnya TikTok, meningkat pesat. Lagu ini banyak digunakan sebagai latar video lip sync, bahkan berkembang menjadi tren tersendiri dengan koreografi tarian yang ikut menyertainya.

Kemudian lagu Opalite yang juga dalam album yang sama dengan The Fate of Ophelia ini mengangkat tema tentang penyembuhan diri, telah menemukan bahagia baru dan kekuatan untuk bangkit dari patah hati.

Lagu ini juga menggambarkan hadirnya cahaya setelah masa gelap sekaligus melambangkan keindahan yang tercipta dengan sendirinya.

Di kalangan generasi muda, khususnya perempuan, kedua lagu Taylor Swift ini juga seringkali dipersepsikan memiliki nuansa yang “centil” dan playful.

Sementara lagu Bittersweet milik Madison Beer berkisah tentang perasaan campur aduk saat mengakhiri hubungan yang toxic atau tidak sehat.

Antara perasaan sedih karena perpisahan tetapi juga kelegaan karena bisa memilih diri sendiri dan move on yang menunjukkan kedewasaan emosional serta proses penyembuhan diri setelah patah hati.

Lagu-lagu ini sangat mudah viral dan disukai banyak orang karena memiliki bagian hook yang jelas dengan tempo yang pas, serta emosi yang bisa langsung terasa membuat lagu ini sangat cocok dijadikan sebagai latar musik video pendek.

Potongan lirik tertentu bisa berdiri sendiri tanpa harus kehilangan maknanya, sehingga mudah dipakai untuk berbagai konten.

 

Baca Juga: Peringati Hari Ibu 2025, Muslimat NU Mojokerto Gelar Parenting Pendampingan Anak

 

Contohnya seperti The Fate of Ophelia yang memiliki koreografi tarian tersendiri yang dapat membantu penyebaran lagu karena memberi "format" yang siap digunakan oleh siapa saja.

Hadirnya ketiga lagu tersebut menunjukkan bagaimana musik pop kini terus bergerak menyesuaikan diri dengan kehidupan dan budaya digital.

Fenomena viralnya lagu ini juga mencerminkan perubahan cara seseorang dalam menikmati musik, tak hanya sebagai pengalaman personal, tetapi juga sebagai pengalaman kolektif yang dibagikan secara luas di media sosial.

FANEZA

Editor : Imron Arlado
#Opalite #Bittersweet #media sosial #makna #Tema #Madison Beer #Taylor Swift #album #The Life of a Showgirl #locket #popularitas #hamlet shakespeare #viral #The Fate of Ophelia #single #tiktok