Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Banjir Datang Lagi, Warga Berharap Realisasi Penanggulan Kali Lamong di Dawarblandong Mojokerto

Sofan Kurniawan • Minggu, 21 Desember 2025 | 15:49 WIB

BANJIR MUSIMAN: Seorang petani melintasi banjir luapan Kali Lamong di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/12).
BANJIR MUSIMAN: Seorang petani melintasi banjir luapan Kali Lamong di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/12).

DAWARBLANDONG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Dawarblandong sejak Sabtu (20/12) sore hingga malam mengakibatkan banjir di sejumlah desa, Minggu (21/12).

Luapan Sungai Lamong merendam jalan desa, permukiman warga, hingga lahan pertanian.

Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto Minggu pagi, jembatan di Dusun Klanting, Desa Pulorejo, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa.

Kondisi tersebut memaksa akses jalan ditutup sementara dan menghambat aktivitas warga. Hingga pukul 07.30 WIB, debit air dilaporkan terus meningkat dan mulai masuk ke permukiman warga di Dusun Klanting.

Banjir juga melanda Dusun Sepat, Desa Talun. Sementara di Dusun Balong, Desa Banyulegi, puluhan hektare lahan pertanian terendam air.

BANJIR MUSIMAN: Seorang petani melintasi banjir luapan Kali Lamong di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/12).
BANJIR MUSIMAN: Seorang petani melintasi banjir luapan Kali Lamong di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/12).

Salah seorang petani setempat, Warni, mengungkapkan kelelahan warga menghadapi banjir yang hampir selalu datang setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Ia menyebut, penanggulan Sungai Lamong yang selama ini dijanjikan pemerintah belum juga terealisasi, khususnya di kawasan Dawarblandong.


"Ini kemarin kami baru saja melakukan pemupukan tanaman padi, pagi ini sudah terendam banjir. Kami jelas mengalami kerugian," ujarnya.

Warga berharap pemerintah segera merealisasikan program penanggulan Sungai Lamong secara serius dan menyeluruh, agar banjir musiman tidak terus berulang dan merugikan masyarakat, khususnya petani. (fan/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#Luapan kali lamong #Banjir dawarblandong #banjir luapan #banjir Kali Lamong #banjir mojokerto