Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sajian Ikonik Beijing, Ini Dia Penjelasan Mengenai Peking Duck

Imron Arlado • Selasa, 16 Desember 2025 | 01:02 WIB
Selain destinasi wisata yang memukau, Beijing juga memiliki berbagai hidangan khas yang luar biasa, salah satunya adalah peking duck. Sumber foto: Google
Selain destinasi wisata yang memukau, Beijing juga memiliki berbagai hidangan khas yang luar biasa, salah satunya adalah peking duck. Sumber foto: Google

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Selain memiliki banyak destinasi wisata yang sangat indah hingga popularitasnya menyebar hingga ke manca negara, Beijing juga memiliki berbagai macam hidangan yang tak kalah populer dari tempat wisatanya.

Salah satunya adalah peking duck atau bebek peking, kuliner bebek panggang ikonik yang seringkali dianggap sebagai wajah dari kota Beijing.

Reputasi peking duck terbentuk dari kombinasi tampilannya yang elegan, cita rasa khas, dan proses penyajiannya yang terkesan eksklusif.

Hidangan yang satu ini juga tak hanya diposisikan sebagai kuliner khas, tetapi juga sebagai sajian kehormatan yang mencerminkan status dan tradisi.

Dalam pembuatan peking duck, bebek yang digunakan dalam hidangan ini juga dipilih secara khusus, dengan ukuran dan kandungan lemak yang seimbang.

Lemak inilah yang memiliki peran penting dalam menciptakan kulit bebek peking yang renyah dan berkilau saat dipanggang.

Namun, sebelum dipanggang bebek akan melalui beberapa tahap persiapan yang cukup panjang, termasuk pembersihan menyeluruh dan proses pemisahan kulit dari daging.

Segala proses tersebut menjadi dasar atau kunci utama terbentuknya tekstur, penampilan, dan rasa khas peking duck.

 

Baca Juga: Bakti Pendidikan Bimbel ACCES, Gelar Simulasi TKA dan Psikotes Gratis di SD-SMP se-Kota Mojokerto

 

Sementara itu, proses memasak peking duck umumnya menitikberatkan dan memfokuskan pada teknik pemanggangan yang presisi.

Yakni dengan cara membakar bebek dalam kondisi digantung agar suhu panas bisa menyebar secara merata ke seluruh tubuhnya.

Selama proses pemanggangan, lemak yang berada di bawah kulit akan meleleh secara perlahan-lahan, membuat kulit bebek menjadi lebih tipis, kering, dan renyah tanpa membuat daging kehilangan kelembapan.

Serangkaian teknik pemrosesan tersebut juga menjadi salah satu hal yang menjadikan hidangan peking duck berbeda dengan hidangan bebek panggang lainnya.

Selain itu, peking duck juga memiliki cita rasa dan tekstur yang mampu membedakannya dengan hidangan olahan bebek lainnya.

Hidangan ini menawarkan perpaduan tekstur yang sangat menonjol, kulitnya terasa renyah dan ringan saat digigit, sementara dagingnya tetap empuk dan lembut.

Peking duck juga memiliki rasa unik yang khas, yakni rasa gurih alami dari bebek yang berpadu dengan aroma panggang yang halus tanpa adanya aroma amis yang kuat.

Di sisi lain, penyajian peking duck juga menjadi bagian penting dari identitas hidangan ini. Bebek yang sudah matang setelah melalui berbagai tahapan akan dipotong tipis-tipis secara rapi dengan perhatian khusus pada potongan kulit.

Irisan-irisan tersebut kemudian bisa disantap bersama dengan saus manis khas, timun segar, daun bawang, kemudian dibungkus menggunakan panekuk tipis atau Mandarin pancake.

Dalam budaya Tiongkok, peking duck kerap kali dikaitkan dengan berbagai perayaan, seperti jamuan resmi atau momen-momen penting.

Hidangan peking duck seakan melambangkan kemewahan, kehormatan, dan keahlian kuliner yang sangat tinggi, mengingat seluruh rangkaian tahapnya yang dilakukan dengan penuh pertimbangan dan ketelitian.

Seiring berjalannya waktu, kuliner Tiongkok juga mengalami perkembangan hingga mencapai dunia internasional dan terkenal di berbagai negara.

 

Baca Juga: Abadi di Playlist, Lagu-Lagu Hits Masa Lalu yang Terus Dinikmati Sampai Sekarang

 

Tak sedikit restoran yang menghadirkan peking duck dengan versi mereka sendiri, baik dengan penyesuaian bahan maupun gaya penyajiannya.

Meski begitu, ciri utama peking duck yang berupa kulit renyah dan rangkaian penyajiannya yang unik serta klasik tetap dipertahankan.

Adaptasi tersebut membuktikan bahwa hidangan ikonik peking duck mampu mengikuti zaman tanpa harus kehilangan dasarnya.

Keberadaan peking duck yang bertahan selama berabad-abad menjadi bukti nyata bagaimana sebuah resep tradisional bisa relevan hingga kini.

FANEZA

Editor : Imron Arlado
#peking duck #Ikonik #proses #hidangan #kuliner #budaya #teknik #beijing #bebek #tiongkok