Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mother Hunger? Periode Kehilangan Figur Ibu yang Menggerogoti Tumbuh Kembang Psikologis Anak, Bagaimana Konsepnya?

Eki Septian Tri Wulansari • Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:02 WIB
Mother Hunger? Periode Kehilangan Figur Ibu yang Menggerogoti Tumbuh Kembang secara Psikologis Bagi Anak, Bagaimana Konsepnya? (sumber: Freepik)
Mother Hunger? Periode Kehilangan Figur Ibu yang Menggerogoti Tumbuh Kembang secara Psikologis Bagi Anak, Bagaimana Konsepnya? (sumber: Freepik)

RADAR MOJOKERTO - Fakta tak bisa terelakkan bahwa ibu begitu penting kehadirannya dalam setiap langkah pertumbuhan seorang anak. Kehadiran ibu tak hanya mencakup secara fisik, melainkan emosional juga.

Ibu adalah pembawa kehidupan, tempat seorang anak mendapat pendidikan pertama sedari dini bahkan sejak dalam kandungan. Kemelekatan tersebut menjadikan ibu didefinisikan sebagai sosok kompleks yang sangat dibutuhkan kehadirannya.

Namun apa jadinya jika seorang anak tidak mendapat kasih sayang dan kehadiran penuh baik secara fisik atau emosi dari seorang ibu?

Saat berada dalam kondisi tersebut, seorang anak bisa saja mengalami mother hunger atau kelaparan terhadap sosok seorang ibu. Apakah itu? Simak selengkapnya melalui artikel berikut.

Apa itu Mother Hunger?

Dicetuskan oleh Kelly McDaniel, mother hunger adalah istilah yang merujuk pada kondisi rasa sakit akibat menyimpan rasa rindu terhadap kasih sayang, perlindungan, perhatian, dan bimbingan seorang ibu.

Rasa kehilangan ini bukan semata karena tidak adanya sosok ibu secara fisik, melainkan juga melibatkan minimnya interaksi seorang anak dengan ibu walaupun secara fisik sang ibu tetap ada.

Mengapa Anak Mengalami Mother Hunger?

Kondisi kehilangan sosok ibu sehingga menjadi kelaparan akan kasih sayang ibu atau disebut dengan mother hunger bisa disebabkan oleh tiga alasan seperti berikut.

Nihilnya kehadiran sosok ibu secara fisik dan emosional

Menurut McDaniel, alasan seorang anak berada dalam kondisi mother hunger diakibatkan karena tidak adanya kehadiran sosok ibu secara fisik maupun emosional dalam sebuah keluarga. Melalui kondisi ini, ketidakhadiran ibu secara utuh bisa mempengaruhi proses tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Pelajari 5 Ragam Kesalahpahaman Soal Filsafat! Belajar Filsafat Bikin Jadi Atheis?

Pola pengasuhan tidak sesuai

Selain itu, pola pengasuhan yang salah atau tidak sesuai semestinya bisa membuat seorang anak merasakan haus akan kasih sayang ibu.

Salah satu contoh pola pengasuhan yang salah adalah seperti menghadirkan kekerasan baik verbal maupun non verbal dalam mendidik anak.

Pada kondisi tersebut, sang anak bisa saja merasa kurang disayang dan diberi perhatian sehingga memiliki kecenderungan mencarinya di luar lingkup keluarga.

Ibu tidak suportif

Bonding antara ibu dan anak sangat diperlukan agar keduanya saling mengerti perihal kebutuhan yang seharusnya diberikan.

Bonding yang lemah dengan anak bisa mengakibatkan seorang ibu salah kaprah dalam memahami kebutuhan dan keinginan anak, sehingga terkesan tidak mendukung mimpi anak secara penuh.

Ciri dan Dampak

Seorang anak dengan situasi mother hunger sebenarnya tidak memiliki ciri khusus, namun dengan situasi tersebut biasanya memiliki kendala di beberapa aspek seperti berikut ini.

  1. Kesulitan mengatur emosi
  2. Kesulitan memulai hubungan yang sehat
  3. Memiliki keraguan atau insecure terhadap diri sendiri
  4. Kurangnya rasa empati dan rendahnya kepekaan terhadap lingkungan sekitar

Dari beberapa ciri tersebut, kondisi mother hunger bisa menimbulkan berbagai dampak signifikan dan berpengaruh pada pola pikir serta hidup seseorang.

Adapun beberapa dampak yang bisa timbul dengan kondisi mother hunger pada seorang anak adalah keabu-abuan terhadap pemahaman emosi dan perasaan.

Selain itu, seorang anak berpotensi mencari sosok ibu pada orang lain sebab tidak mendapatkan peran ibu dalam hidupnya. Pada laki-laki, biasanya mereka akan cenderung mencari pengganti peran ibu yang hilang lewat pasangannya

Baca Juga: Jelang Nataru, Puluhan CCTV Pantau Jalanan Kota Mojokerto, Begini Manfaat dan Tujuannya!

Perasaan insecure atau tidak aman saat tak mendapat perhatian emosional yang cukup dari lingkup keluarga bisa membuat seorang anak menjadi haus akan validasi dan ingin selalu menjadi sorotan. Hal tersebut bisa menjadi negatif saat seseorang terus menuntut perhatian atas dirinya tanpa memperdulikan perasaan orang lain dan sekitarnya.

Pada kondisi tertentu, perasaan hampa dan kekosongan kerap kali dirasakan seorang anak tanpa kehadiran sosok ibu. Ibu memiliki peran penting dalam membentuk emosional seorang anak, termasuk menjadi pendengar dan pemberi arah.

Dampak hilangnya figur tersebut akan membuat seorang anak kebingungan dan merasakan kekosongan dalam dirinya.

Dari pembahasan mengenai mother hunger tersebut, dapat disimpulkan bahwa peran ibu begitu penting dalam pola asuh dan membentuk kepribadian seorang anak. Hilangnya sosok ibu yang mengayomi dan membimbing bisa mengakibatkan dampak berkepanjangan, bukan hanya untuk diri sendiri melainkan juga tentang cara merespon sekitar dengan baik.

Editor : Imron Arlado
#tumbuh kembang #bonding #ibu #pola pikir #mother hunger #psikologis #Insecure #kasih sayang #emosi #McDaniel