Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ayu Puspita WO Jadi Sorotan: Pengantin Ungkap Dugaan Penipuan yang Menggemparkan Jakarta

Imron Arlado • Selasa, 9 Desember 2025 | 05:43 WIB
Nama Ayu Puspita, seorang pemilik layanan wedding organizer (WO) yang sebelumnya dikenal menawarkan paket pernikahan dengan harga kompetitif, kini mendadak menjadi sorotan publik. sumber foto: google
Nama Ayu Puspita, seorang pemilik layanan wedding organizer (WO) yang sebelumnya dikenal menawarkan paket pernikahan dengan harga kompetitif, kini mendadak menjadi sorotan publik. sumber foto: google

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Nama Ayu Puspita, seorang pemilik layanan wedding organizer (WO) yang sebelumnya dikenal menawarkan paket pernikahan dengan harga kompetitif, kini mendadak menjadi sorotan publik.

Sejumlah pasangan pengantin di Jakarta mengaku telah menjadi korban penipuan setelah memercayakan persiapan hari bahagia mereka pada vendor tersebut.

Kasus ini kemudian viral di media sosial setelah beberapa klien mulai membagikan pengalaman dan bukti transaksi yang dianggap tidak sesuai dengan layanan yang dijanjikan.

Awal kisruh bermula ketika beberapa calon pengantin mendapati persiapan acara mereka tidak berjalan sebagaimana mestinya, meskipun pembayaran telah dilakukan sesuai kesepakatan.

Peristiwa memalukan tersebut terjadi pada sabtu (6/12/2025) di salah satu gedung resepsi di Jakarta. Sejumlah pasangan yang menikah pada hari itu mengaku acara mereka hancur karena WO yang mereka gunakan tidak menyediakan makanan maupun minuman.

Kasus ini viral setelah pengguna Threads bernama @cindyangelina mengunggah utas pada 7 Desember 2025.

 

 

Ia membagikan tangkapan layar akun Instagram Ayu Puspita yang disebut menghilang setelah menerima pembayaran dari klien.

“Hati-hati, ini penipu. Catering nggak datang, dihubungi juga nggak ada kabar. Hari ini yang kena bukan cuma satu, tapi delapan wedding!” tulisnya.

Dalam unggahannya, @cindyangelina memperlihatkan sebuah video berisi suasana gedung yang telah tertata lengkap, mulai dari pelaminan, meja tamu hingga dekorasi.

Dan satu-satunya minuman yang tersedia tersebut hanya jus jambu. Diyakini bukan dari vendor katering tetapi dari pihak gedung.

Korban lain juga mengaku bahwa dia sudah membayar DP sebesar Rp50 juta.

Kasus penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita ini tidak berhenti pada satu laporan saja.

Pengguna lain, @jumiyy_, mengaku sudah membayar DP Rp50 juta untuk paket pernikahan dan sesi test food. Namun saat datang ke lokasi yang dijanjikan, tempat tersebut kosong dan tidak ada satu pun perwakilan vendor.

“Jahat banget, Ayu. Aku sudah DP 50 juta,” keluhnya.

Kumpulan testimoni tersebut memicu keresahan di kalangan masyarakat, khususnya calon pengantin yang tengah mempersiapkan pernikahan.

Banyak yang menyoroti pola dugaan penipuan yang sama, mulai dari komunikasi yang tiba-tiba terputus, permintaan pelunasan lebih awal, hingga pengabaian kontrak layanan.

Dalam beberapa unggahan, netizen mendesak agar kasus ini segera diproses secara hukum. Beberapa pasangan dilaporkan tengah menyiapkan langkah-langkah pelaporan ke pihak berwajib untuk menuntut pertanggungjawaban.

Mereka berharap agar kasus ini menjadi pembelajaran bagi vendor pernikahan lain agar lebih profesional dan tidak memanfaatkan kondisi calon pengantin yang sering kali rentan secara emosional dan finansial.

 

 

Di sisi lain, hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak Ayu Puspita WO terkait tuduhan yang beredar.

Akun media sosial yang sebelumnya aktif mempromosikan layanan mereka kini tidak lagi memperbarui unggahan, dan beberapa bahkan diduga dinonaktifkan.

Kasus ini juga membuka diskusi lebih luas tentang perlunya seleksi ketat dalam memilih vendor pernikahan.

Banyak pengamat industri pernikahan menyarankan calon pengantin untuk selalu melakukan pengecekan reputasi, memeriksa legalitas usaha, membaca kontrak secara mendetail, serta menghindari pembayaran penuh di awal. AILEEN

 

Editor : Imron Arlado
#penipuan #media sosial #catering #jakarta #Vendor #wo #wedding organizer #Ayu Puspita