Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jaga Kelestarian Hutan dan Sumber Mata Air, IKA TL ITS Serahkan Bibit Pohon

Redaksi Radar Mojokerto • Senin, 8 Desember 2025 | 21:02 WIB

pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan hutan sekaligus sumber mata air di Desa Trawas, Sabtu (6/12).
pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan hutan sekaligus sumber mata air di Desa Trawas, Sabtu (6/12).

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (IKA TL) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyerahkan bibit kopi dan bibit pelindung mata air kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Pringgodani dan LSM Wehasta di Desa Trawas, Sabtu (6/12).

Bibit diserahkan langsung oleh perwakilan pengurus IKA TL ITS, Husnul dan Hylda dan diterima oleh Kepala Desa Trawas, Wulyono yang juga merupakan Ketua KTH Pringgodani didampingi Sekretaris KTH, Kusmaji dan Ketua LSM Wehasta, Sisyantoko.


Simbolis penyerahan bibit dilaksanakan di Alas Veenuz Trawas, dengan rincian jumlah bibit yaitu 1.000 bibit kopi dan 65 bibit pelindung mata air yakni Gayam dan Sukun, serta bibit tabebuya. Pemberian bibit ini dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan di hutan serta menjaga salah satu sumber mata air di Desa Trawas.

“Bibit kopi yang kami berikan semoga bisa menjadi hutan di sini tetap lestari, serta memberikan manfaat lain untuk ekonomi kepada kelompok tani hutan di Desa Trawas ini”, ucap Hylda, perwakilan IKA TL ITS.

 


Adapun 65 bibit pelindung mata air ini, berupa bibit gayam dan sukun ini. Simbol jumlah 65 bibit yang diserahkan tersebut, menandai 65 tahun Dies Natalis ITS tahun ini. ’’Semoga dapat menjaga kelestarian sumber mata air utamanya untuk generasi masa depan.

Karena pohon ini nantinya dapat menyimpan dan menjaga air,” imbuhnya.
Dari 65 bibit pelindung mata air tersebut, terdapat pula bibit tabebuya yang berfungsi untuk mempercantik lokasi sumber mata air.

Itu agar bisa dijadikan wahana edukasi kepada anak-anak dan usia dini untuk belajar mengenai pentingnya menjaga sumber air. “Saya selaku Ketua KTH dan Perwaklian Warga Desa Trawas mengucapkan terimakasih atas sumbangsih dan kepedulian dari Alumni Teknik Lingkungan ITS di tempat kami.

Photo
Photo

Karena menjadi tugas kita bersama untuk menjaga hutan dan menjaga sumber mata air untuk keberlanjutan lingkungan agar tetap lestari,’’ ujar Kepala Desa Trawas Wulyono.
Di sisi lain, bibit kopi yang akan ditanam di hutan Trawas, nantinya juga akan berguna untuk kelestarian hutan.

Sekaligus dapat memberikan nilai kebermanfaatan dari segi ekonomi. “Bibit pelindung pelindung mata air akan kami tanam di embung mata air kami (sumber Dali), untuk menjaga kelestarian sumber airnya,’’ tambah Ketua LSM Wehasta, Sisyantoko.

Pentingnya menjaga kelestarian hutan ¬dan sumber air yaitu agar masyarakat tetap dapat menjaga siklus air, membantu pengendalian iklim serta mencegah bencana alam terutama banjir dan longsor. (oce)
¬

Editor : Imron Arlado
#Kecamatan Trawas #Kelestarian Hutan #Alas Veenuz Trawas #institut teknologi sepuluh nopember #Kelompok Tani Hutan (KTH)