Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jelang Libur Nataru, 6.289 Tiket Terjual di Stasiun Mojokerto, PT KAI Tambah Kereta dan Penjaga

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 6 Desember 2025 | 17:20 WIB

 

 

HADAPI LONJAKAN: Penumpang kereta api di Stasiun Mojokerto bakal mengalami peningkatan selama masa libur Nataru.
HADAPI LONJAKAN: Penumpang kereta api di Stasiun Mojokerto bakal mengalami peningkatan selama masa libur Nataru.
 

 

KOTA - Penumpang kereta api (KA) di Stasiun Mojokerto bakal mengalami lonjakan pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sejauh ini, enam ribu tiket untuk perjalanan pada momen libur panjang tersebut telah terjual. Di sisi lain, PT KAI Daop 8 menambah kereta dan personel keamanan untuk menghadapi serbuan pengguna jasa.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, hingga Kamis (4/12), sebanyak 6.289 tiket telah terjual untuk periode perjalanan 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 3.006 tiket keberangkatan dan 3.283 tiket kedatangan. ’’Jumlah ini masih akan terus bertambah,’’ ucapnya, kemarin (5/12).

Guna menghadapi lonjakan penumpang selama libur panjang ini, KAI menyiapkan 22 KA reguler dan 1 KA tambahan. Total kapasitas yang tersedia untuk seluruh KA jarak jauh tersebut mencapai 12.938 tempat duduk. ’’Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan permintaan perjalanan selama musim liburan,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, pemeriksaan terhadap kondisi armada juga ditingkatkan untuk menghadapi masa sibuk tersebut. Luqman mengatakan, Daop 8 bersama DJKA melakukan ramp check secara menyeluruh terhadap sarana dan prasarana.

Terkait keamanan jalur, petugas tambahan juga disebar di jalur rel yang terkategori daerah pemantauan khusus. Adapun perlintasan sebidang yang berada di sepanjang Tarik-Mojokerto bakal dijaga tiga petugas. ’’Upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan jalur, terutama saat frekuensi perjalanan meningkat pada puncak musim liburan,’’ jelas Luqman.

Di sisi lain, keamanan stasiun juga ditingkatkan. Seiring potensi kepadatan akibat naik dan turun penumpang, petugas keamanan akan ditambah dengan menyiagakan personel Garnisun, TNI, dan Polri. ’’Pengamanan stasiun juga didukung dengan patroli rutin, sidak serentak, koordinasi dengan pihak kewilayahan, dan pemantauan CCTV selama 24 jam,’’ tandasnya. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#nataru 2026 #jelang nataru #stasiun mojokerto #PT KAI