Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Fenomena Cold Moon 4 Desember 2025 Menyajikan Supermoon Terakhir Tahun Ini serta Perkiraan Dampaknya bagi Wilayah Pesisir Indonesia

Imron Arlado • Kamis, 4 Desember 2025 | 01:07 WIB
Fenomena Cold Moon yang akan terjadi pada 4 Desember 2025 menjadi salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan pada akhir tahun. sumber foto: pinterest
Fenomena Cold Moon yang akan terjadi pada 4 Desember 2025 menjadi salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan pada akhir tahun. sumber foto: pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Fenomena Cold Moon yang akan terjadi pada 4 Desember 2025 menjadi salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan pada akhir tahun.

Pada tanggal tersebut, Bulan akan mencapai fase purnama sekaligus berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, sehingga tampak lebih besar dan lebih terang dibanding purnama biasa. Inilah yang membuatnya dikategorikan sebagai supermoon.

Cold Moon juga merupakan nama tradisional yang diberikan oleh suku-suku di Amerika Utara untuk menyebut purnama terakhir menjelang musim dingin.

Meskipun penamaannya berasal dari tradisi lama, fenomena ini tetap menarik perhatian masyarakat modern karena keunikannya dan dampak yang mungkin ditimbulkannya di Bumi.

Supermoon pada bulan Desember 2025 ini menjadi yang terakhir sepanjang tahun tersebut. Dengan posisi Bulan yang lebih dekat dari biasanya, gaya gravitasi yang dihasilkan akan sedikit meningkat.

Kondisi ini dapat memengaruhi pasang surut air laut dan menyebabkan fenomena pasang yang lebih tinggi dari umumnya. Di beberapa wilayah pesisir, terutama daerah dengan topografi rendah atau rentan banjir rob, fenomena supermoon sering kali menjadi perhatian serius.

Karena itu, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Indonesia diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan peringatan dari pihak terkait.

Apa itu Cold Moon?

Cold Moon adalah sebuah istilah untuk menyebut bulan purnmana yang muncul pada bulan Desember. NASA juga menjelaskan bahwa penamaan ini berasal dari tradisi masyarakat di belahan Bumi Utara yang mengaitkan kemunculannya dengan awal musim dingin.

 

 

Pada 4 Desember 2025, fase purnama akan terjadi pada pukul 18.14 EST atau sekitar jam 06.17 WIB pada 5 Desember 2025. Dan pada tahun ini, Cold Moon juga berstatus sebgai supermoon, karena posisinya berada dekat perige, titik terdekat bulan terhadap Bumi.

Fenomena Cold Moon juga menjadi kesempatan bagi pengamat langit untuk menyaksikan purnama yang tampak lebih menonjol di langit malam. Selama cuaca mendukung, masyarakat dapat melihat Bulan yang lebih terang, lebih besar, dan lebih jelas dari biasanya.

Banyak fotografer dan pecinta astronomi memanfaatkan momen seperti ini untuk mengambil gambar panorama malam yang indah. Di beberapa kota, observatorium bahkan sering mengadakan kegiatan pengamatan publik untuk mempelajari lebih jauh tentang dinamika orbit Bulan dan dampaknya terhadap Bumi.

Dengan kombinasi keindahan dan potensi pengaruhnya terhadap kondisi pesisir, supermoon pada 4 Desember 2025 layak menjadi perhatian. Pemerintah daerah di wilayah pesisir diharapkan memantau kondisi air laut secara berkala, terutama pada fase pasang maksimum.

 

 

Sementara itu, masyarakat dapat menikmati keindahan fenomena langit ini sembari tetap waspada terhadap perubahan kondisi di lingkungan sekitar.

Cold Moon bukan hanya menghadirkan panorama yang memukau, tetapi juga menjadi pengingat tentang bagaimana pergerakan benda langit dapat memengaruhi kehidupan di Bumi. AILEEN

 

Editor : Imron Arlado
#astronomi #musim dingin #desember 2025 #fenomena #supermoon #Cold Moon #bumi #amerika utara