JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pada tanggal 1 Desember 2025 lalu, kabar terbaru tentang salah satu novel populer dan terlaris milik Leila S. Chudori yang bertajuk "Laut Bercerita" sukses menarik perhatian publik.
Pasalnya, novel populer yang dahulu sempat diadaptasi menjadi film pendek pada tahun 2017, kini akan kembali di adaptasi dengan versi film panjang yang akan tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2026 mendatang.
Kabar gembira tersebut diperkenalkan dalam sesi Announcement First Feature Film by Pal8 Pictures di JAFF Market 2025.
Informasi mengenai proyek adaptasi film ini tak membutuhkan waktu lama untuk tersebar dan mendapatkan dukungan penuh serta antusiasme dari banyak orang, terutama para penggemar novel Laut Bercerita dan pengarangnya.
Hal tersebut dikarenakan novel karya Leila S. Chudori tersebut memiliki basis pembaca yang besar dengan kisah yang kuat tentang peristiwa penghilangan paksa pada masa akhir Orde Baru.
Pengumuman tentang kabar ini juga menjadi sorotan utama dalam ajang JAFF Market 2025, terutama karena proyek ini nantinya akan menayangkan kisah besar ke layar lebar pada tahun 2026 mendatang.
Sementara itu, JAFF Market sendiri merupakan sebuah acara yang menjadi ruang bagi rumah-rumah produksi untuk memperkenalkan proyek baru mereka.
Termasuk Pal8 yang memilih acara tersebut untuk mengumumkan kabar gembira bahwa salah satu novel terlarisnya akan menjadi debut film panjang mereka.
Baca Juga: Renggang dan Bahayakan Pengguna Jalan
Momen pengumuman Pal8 Pictures atas debut filmnya juga dinilai sangat tepat karena JAFF Market dikenal sebagai festival film yang memberi panggung bagi film-film bernuansa artistik dan bertema kuat.
Sehingga pengumuman di adaptasinya novel Laut Bercerita menjadi film layar lebar di forum ini langsung menunjukkan keseriusan produksinya.
Perkenalan tentang proyek besar ini juga seakan memperlihatkan kesiapan tim produksi dalam mengolah salah satu karya sastra yang telah dianggap sebagai salah satu novel Indonesia paling berpengaruh.
Sejak awal penerbitannya, novel Laut Bercerita telah mendapatkan tempat khusus di hati banyak pembaca, hingga terus dicetak ulang puluhan hingga ratusan kali.
Popularitas novel ini didorong oleh alur ceritanya yang mengisahkan tentang kehidupan mahasiswa aktivis, pergulatan idealisme, dan tragedi penghilangan paksa pada akhir masa Orde Baru yang membuatnya selalu relevan, baik dari segi historis maupun sosial.
Kemudian, popularitas novel ini juga berkontribusi besar dalam memicu antusiasme publik ketika rencana adaptasi film panjangnya diumumkan, karena tak sedikit pembaca yang menilai kisahnya memiliki potensi besar untuk diangkat menjadi film.
Adaptasi film panjang Laut Bercerita ini digarap oleh Pal8 Pictures bersama dengan beberapa mitra produksinya, termasuk VMS Studio, Jagartha Group, dan Lynx Films, dengan Yosep Anggi Noen sebagai sutradara.
Sang pengarang sekaligus penulis novel Laut Bercerita, yakni Leila S. Chudori juga turut terlibat secara langsung sebagai penyusun skenario agar pesan dan inti ceritanya tetap terjaga.
Selain untuk membawa pengalaman membaca novel menjadi lebih luas dan tervisualisasi secara nyata, proyek adaptasi film ini juga ditujukan untuk menjaga ingatan kolektif para masyarakat akan peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia.
Salah satu hal yang paling ramai diperbincangkan dari pengumuman ini adalah deretan pemerannya yang mencakup aktor dan aktris ternama Indonesia.
Sang aktor legendaris, Reza Rahadian, memerankan tokoh utama dalam cerita yang dikenal memiliki jiwa kepedulian sosial tinggi dengan segala perjuangannya sebagai aktivis, yakni tokoh Biru Laut.
Baca Juga: 25 Pelamar Berebut Tiga Jabatan Kepala Dinas
Dian Sastrowardoyo juga turut berperan sebagai Kasih Kinanti, sosok yang memiliki hubungan emosional kuat dengan Biru Laut dan menjadi bagian penting dalam sisi humanis cerita.
Selain Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, terdapat sejumlah pemeran penting lainnya yang juga diperankan oleh deretan pemain film terkenal di Indonesia.
Seperti Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, dan Arswendy Bening Swara, yang juga turut memperkuat sekaligus menghidupkan alur cerita.
Pemilihan jajaran pemeran yang hampir seluruhnya mencakup pemain film ternama Indonesia tersebutlah yang kemudian memicu ekspektasi tinggi para penggemar dan calon penonton.
Semangat antusiasme dan dukungan positif dari para memperkuat posisi Laut Bercerita sebagai salah satu adaptasi film Indonesia yang paling dinantikan dan berpotensi memberikan dampak besar terhadap industri perfilman Indonesia.
Kehadirannya juga membawa harapan untuk kembali menghadirkan cerita penting tentang perjuangan dan kehilangan.
Sekaligus mengajak penontonnya untuk kembali menoleh ke belakang untuk melihat dan mengingat sejarah yang pernah terjadi dari sudut pandang yang lebih dekat.
FANEZA
Editor : Imron Arlado