Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Menjelang Puncak Nataru, Kepadatan Mulai Terlihat di Bandara, Stasiun, dan Pelabuhan

Imron Arlado • Selasa, 2 Desember 2025 | 02:28 WIB

Menjelang Puncak Nataru, Kepadatan Mulai Terlihat
Menjelang Puncak Nataru, Kepadatan Mulai Terlihat

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kepadatan arus mobilitas menjelang libur Natal dan Tahun Baru mulai tampak di berbagai simpul transportasi nasional.

Sejak awal pekan, pergerakan penumpang di bandara-bandara besar seperti Soekarno-Hatta, Juanda, dan Kualanamu menunjukkan tren meningkat, ditandai dengan antrean check-in yang lebih panjang serta aktivitas keberangkatan yang lebih padat dari hari-hari biasa.

Kondisi yang tidak jauh berbeda juga terlihat di sejumlah stasiun utama, termasuk Pasar Senen, Gambir, dan Yogyakarta Tugu, yang melaporkan penambahan jumlah penumpang seiring mendekatnya masa libur panjang.

Di pelabuhan penyeberangan, terutama Merak dan Ketapang yang menjadi rute favorit penumpang lintas pulau, arus kendaraan dan penumpang mulai menguat pada jam-jam tertentu.

Untuk mencegah kemacetan dan penumpukan, pengelola menyiapkan pola antrean baru, menambah petugas lapangan, dan memperkuat koordinasi dengan kepolisian setempat agar alur keluar-masuk kendaraan tetap lancar.

 

Baca Juga: Pondok Pesantren eLKISI Pungging Mojokerto: eLKISI Award 2025 Berlangsung Sukses 

 

Meningkatnya arus ini mendorong operator transportasi memperketat manajemen operasional. Di bandara, otoritas menambah personel keamanan, memaksimalkan layanan di area check-in, serta meningkatkan frekuensi pembersihan fasilitas publik seperti kursi ruang tunggu, toilet, dan area pemeriksaan.

Intensitas mobilitas yang makin tinggi membuat aspek kebersihan dan higienitas menjadi perhatian penting untuk menjaga kenyamanan penumpang selama menunggu jadwal keberangkatan.

PT KAI juga melakukan penyesuaian di lapangan dengan menambah petugas pelayanan, memperkuat tim kebersihan kereta jarak jauh, serta menyiapkan langkah cepat jika terjadi gangguan teknis di beberapa lintasan sibuk.

Jalur menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur—yang biasanya mengalami lonjakan penumpang—mendapat prioritas khusus dalam hal pengawasan dan respons.

Sementara itu, pelabuhan memperkuat pengamanan melalui penempatan patroli gabungan TNI-Polri, pemantauan CCTV sepanjang hari, serta penyediaan area tunggu tambahan bagi penumpang.

 

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Korban Jiwa Capai 127 Orang

 

Pos kesehatan disiagakan di beberapa titik untuk mengantisipasi kondisi darurat, terutama pada periode puncak yang diperkirakan terjadi menjelang pergantian tahun. Upaya mitigasi cuaca buruk juga dioptimalkan untuk menghindari keterlambatan perjalanan yang dapat memicu penumpukan penumpang.

Kementerian Perhubungan mengimbau seluruh operator moda untuk menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat koordinasi antarsektor, mengingat perpindahan penumpang antar moda sering menjadi titik rawan penumpukan.

Pemerintah berharap kesiapan sejak dini mampu meredam potensi gangguan pada puncak arus Nataru yang akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.

Hingga malam ini, situasi di sejumlah jalur transportasi masih relatif aman dan terkendali meski volume penumpang terus bertambah.

Dengan penambahan personel, peningkatan standar kebersihan, serta pengamanan yang diperluas, otoritas optimistis periode Nataru tahun ini dapat berlangsung lebih tertib dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat. BINTANG PURNAMA.

Editor : Imron Arlado
#nataru #arus lalu lintas #jawa tengah #PT KAI #Jawa Timur