Melibatkan penyuluh agama dari KUA Bangsal, mereka turut diedukasi tentang penanganan problematika rumah tangga dalam pencegahan stunting. Mulai seluk beluk pranikah, menikah, setelah menikah hingga hamil. ’’Dalam hal ini, KUA mengaitkan stunting dengan agama,’’ terang Kepala Desa Ngrowo, Siti Maidah.
Selain penyuluh agama, pemdes juga melibatkan bidan desa untuk memberikan materi tentang tumbuh kembang anak, penyebab dan dampak stunting. Termasuk memberikan intervensi berupa asupan makanan bergizi, vitamin, dan serta susu. ’’Jadi setiap pertemuan pasti kita kasih susu vitamin sama makanan bergizi,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah