Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengenal Seni Fruit Carving, Keindahan yang Tercipta dari Buah-buahan

Imron Arlado • Jumat, 28 November 2025 | 04:36 WIB
Seni fruit carving atau seni mengukir buah adalah teknik mengolah buah menjadi bentuk-bentuk dekoratif. Sumber Foto: Pinterest
Seni fruit carving atau seni mengukir buah adalah teknik mengolah buah menjadi bentuk-bentuk dekoratif. Sumber Foto: Pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Seni fruit carving atau seni mengukir buah adalah teknik mengolah buah menjadi bentuk-bentuk dekoratif yang indah dan bernilai seni tinggi.

Kegiatan ini tidak hanya menonjolkan kreativitas, tetapi juga ketelitian dan ketekunan dalam menghasilkan karya yang memanjakan mata.

Fruit carving sendiri telah menjadi bagian penting dalam dunia kuliner, terutama di industri perhotelan, restoran, dan acara-acara besar seperti pernikahan, pesta, serta festival budaya.

Fruit carving memiliki sejarah panjang, salah satunya berasal dari Thailand, di mana seni ini dikenal sebagai “Kae Sa Luk”.

Pada masa lampau, fruit carving digunakan sebagai dekorasi istana kerajaan dan menjadi simbol keanggunan serta kemewahan.

Seiring waktu, seni ini menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia, yang kemudian mengembangkannya dengan ciri khas tersendiri.

Untuk menghasilkan ukiran yang menarik, ada beberapa teknik dasar yang perlu dikuasai, antara lain:

Setiap teknik memerlukan alat khusus seperti pisau carving, peeler, dan pisau kecil bermata tajam yang memudahkan proses pembentukan detail ukiran.

 

 

Tidak semua buah cocok dijadikan media ukir. Beberapa buah yang sering digunakan adalah:

  1. Semangka, karena ukurannya besar dan memiliki tekstur yang stabil.
  2. Melon, dengan daging buah yang lembut dan warna menarik.
  3. Pepaya, yang mudah diukir dan cocok untuk motif bunga.
  4. Apel dan pir, untuk ukiran berukuran kecil yang detail.

Pemilihan buah yang tepat akan mempengaruhi hasil akhir karena tingkat kekerasan dan warna buah memainkan peran penting dalam keindahan karya.

Saat ini, fruit carving tidak hanya dianggap sebagai hiasan semata, tetapi juga elemen penting untuk meningkatkan estetika hidangan.

Banyak hotel, restoran, dan katering menggunakan ukiran buah sebagai pusat dekorasi buffet atau pelengkap tampilan makanan agar terlihat lebih eksklusif.

Selain itu, seni ini juga sering muncul dalam kompetisi kuliner, di mana kreativitas dan ketepatan menjadi poin penilaian utama.

Selain sebagai hobi atau keterampilan profesional, fruit carving juga memberikan berbagai manfaat, seperti:

 

 

Fruit carving merupakan perpaduan antara kreativitas dan teknik, yang mampu mengubah buah biasa menjadi karya seni menakjubkan.

Tidak hanya memberi keindahan visual, seni ini juga memperkaya dunia kuliner dan menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai acara.

NIYA

Editor : Imron Arlado
#Kreativifitas #teknik mengolah buah #seni mengukir buah #industri perhotelan #Fruit Carving #Kae Sa Luk #dunia kuliner