Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Banjir dan Longsor Terjang Sibolga, Lima Warga Tewas dan Empat Masih Hilang

Imron Arlado • Kamis, 27 November 2025 | 01:23 WIB
Banjir dan Longsor Terjang Sibolga, Lima Warga Tewas dan Empat Masih Hilang
Banjir dan Longsor Terjang Sibolga, Lima Warga Tewas dan Empat Masih Hilang

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Musibah banjir dan tanah longsor terjadi bersamaan di Kota Sibolga, Sumatera Utara, sejak Senin (24/11/2025). 

Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari membuat debit air sungai meningkat drastis dan menyebabkan sejumlah titik perbukitan mengalami pergerakan tanah.

Berdasarkan data terbaru dari kepolisian, akibat insiden ini, lima orang dilaporkan tewas.

Lima orang meninggal dunia dan empat orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

 

Baca Juga: Imbas Insiden Longsor di Jalur Pacet-Cangar, Feeder Mojokerto-Batu Ngandang Sementara

 

“Bencana paling besar terjadi dengan enam titik longsor yang menyebabkan lima korban meninggal dan merusak sedikitnya 17 rumah. Empat warga masih dalam pencarian,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, dalam keterangan resminya, Rabu (26/11/2025). 

Menurutnya, sebagian titik longsor berada di kawasan lereng yang sebelumnya memang telah diidentifikasi rawan, sehingga hujan deras memicu runtuhan tanah secara cepat.

Untuk mempercepat penanganan bencana, Polda Sumatera Utara mengerahkan delapan personel Bidang Teknologi Informasi (Bid TIK). 

Mereka dilengkapi perangkat komunikasi darurat, seperti mobile repeater, pemancar sinyal berbasis Starlink, serta drone pemantau yang digunakan untuk memetakan wilayah terdampak dari udara dan membantu menentukan jalur evakuasi yang aman.

 

Baca Juga: Peran Strategis Pondok Pesantren Nurul Islam Mojokerto dalam Membentuk Karakter Calon Kader Islam Indonesia

 

Sementara itu, BPBD Sibolga terus melakukan pembersihan material longsor dan membuka jalur yang tertutup. 

Tim medis dari Dinas Kesehatan setempat juga disebar ke titik pengungsian untuk memberikan perawatan kepada warga yang mengalami luka maupun gangguan kesehatan akibat paparan air kotor dan lumpur.

Hingga Rabu malam, proses pencarian korban hilang masih berlangsung dengan dukungan alat berat dan anjing pelacak. 

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama di kawasan lereng yang menunjukkan tanda-tanda retakan atau pergeseran tanah, mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi bila hujan kembali turun.

 

 Baca Juga: Kawal Sektor Infrastruktur, Pertanian, hingga Keselamatan Lalu Lintas

 

Tri Yulia Setyoningrum 

Editor : Imron Arlado
#Sibolga 2025 #banjir sibolga #bencana alam #tim sar #Longsor Sumut