JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Dalam beberapa tahun terakhir, chia seed semakin populer di dunia kesehatan dan gaya hidup modern.
Biji kecil berwarna hitam keabu-abuan ini sering disebut sebagai superfood, karena kandungan gizinya yang luar biasa.
Meski ukurannya mungil, manfaat yang ditawarkan chia seed sangat besar bagi kesehatan tubuh, mulai dari menjaga pencernaan hingga menurunkan risiko penyakit kronis.
Chia seed berasal dari tanaman Salvia hispanica L, sejenis tanaman berbunga dari keluarga mint yang tumbuh di kawasan Amerika Tengah dan Selatan, terutama di Meksiko dan Guatemala.
Sejak ribuan tahun lalu, chia seed sudah dikenal oleh suku Aztec dan Maya sebagai sumber energi alami.
Kata “chia” sendiri berasal dari bahasa Maya yang berarti “kekuatan”. Para prajurit Aztec dulu mengkonsumsi chia seed sebelum berperang untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
Jangan remehkan ukuran kecilnya, chia seed mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.
Yang lebih menarik, chia seed tidak mengandung gluten dan cocok untuk hampir semua pola makan termasuk vegetarian dan vegan.
Berkat kandungan gizinya yang melimpah, chia seed memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Berikut beberapa di antaranya:
- Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan asam lemak omega-3 dalam chia seed dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kolesterol baik.
Dengan demikian, konsumsi chia seed secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
- Melancarkan Pencernaan
Serat yang tinggi dalam chia seed sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan. Saat direndam dalam air, chia seed akan membentuk gel lembut yang membantu memperlancar buang air besar dan menjaga kesehatan usus.
Serat ini juga membantu menciptakan rasa kenyang lebih lama, sehingga baik untuk program diet.
- Membantu Menurunkan Berat Badan
Karena mampu menyerap air hingga 10–12 kali lipat dari beratnya, chia seed membuat perut terasa kenyang lebih cepat. Efek ini membantu mengontrol nafsu makan dan mengurangi asupan kalori berlebih.
Selain itu, kandungan protein di dalamnya membantu mempertahankan massa otot selama proses penurunan berat badan.
- Menjaga Kesehatan Otak dan Sistem Saraf
Omega-3 dalam chia seed tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga untuk otak. Lemak sehat ini berperan penting dalam fungsi kognitif, menjaga fokus, serta melindungi otak dari peradangan dan stres oksidatif.
- Meningkatkan Energi dan Stamina
Tidak heran jika bangsa Aztec dulu menjadikan chia seed sebagai “makanan para pejuang”. Kandungan karbohidrat kompleks dan proteinnya memberikan energi bertahan lama, menjadikannya pilihan tepat sebelum berolahraga atau beraktivitas berat.
- Menguatkan Tulang dan Gigi
Kandungan kalsium, fosfor, dan magnesium pada chia seed berperan penting untuk menjaga kepadatan tulang.
Bahkan, kadar kalsium dalam chia seed lebih tinggi dibandingkan susu sapi per ons-nya, menjadikannya alternatif baik bagi mereka yang tidak mengkonsumsi produk hewani
Salah satu kelebihan chia seed adalah kemudahannya untuk dikonsumsi. Tidak memiliki rasa kuat, biji ini bisa dicampurkan ke berbagai jenis makanan dan minuman, seperti:
- Campuran smoothie, jus, atau air lemon
- Taburan pada yogurt, oatmeal, dan salad
- Bahan tambahan dalam roti, muffin, atau puding sehat.
Biasanya, chia seed direndam dalam air atau susu selama beberapa jam hingga mengembang menjadi tekstur gel lembut. Ini membuatnya lebih mudah dicerna dan meningkatkan penyerapan nutrisi.
Meskipun tergolong aman, konsumsi chia seed tetap perlu dilakukan dengan bijak. Beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Karena tinggi serat, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kembung atau gangguan pencernaan.
Sebaiknya direndam terlebih dahulu sebelum dimakan untuk mencegah tersedak, karena bijinya bisa mengembang di tenggorokan.
Bagi penderita gangguan pembekuan darah atau yang sedang mengkonsumsi obat pengencer darah.
Namun, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum rutin mengkonsumsi chia seed karena kandungan omega 3 nya.
NIYA
Editor : Imron Arlado