Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dari Tawa ke Getaran Serem, 'Pesugihan Sate Gagak' Siap Geber Bioskop 13 November 2025

Imron Arlado • Selasa, 11 November 2025 | 04:07 WIB
Tiga teman berani menjalani upacara pesugihan dengan sate gagak – sebuah film horor-komedi yang menghibur , penuh misteri , dan mengajak kita merenung .
Tiga teman berani menjalani upacara pesugihan dengan sate gagak – sebuah film horor-komedi yang menghibur , penuh misteri , dan mengajak kita merenung .

Jawa Pos Radar Mojokerto - Dunia perfilman Indonesia kembali mengejutkan publik dengan hadirnya film baru yang berani mengangkat tema yang sangat sensitif: pesugihan. Kali ini , judulnya adalah “Pesugihan Sate Gagak”, yang akan dirilis pada 13 November 2025.

Meskipun baru memperkenalkan trailer, film ini telah menjadi perbincangan ramai di kalangan netizen, dengan beberapa orang tertawa terbahak-bahak, sementara yang lainnya merasakan ketegangan karena gambaran ritualnya yang terlalu dekat dengan mitos yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Film yang disutradarai oleh Etienne Caesar dan Dono Pradana ini menarik perhatian dengan menggabungkan unsur komedi yang konyol dengan nuansa mistis yang kental dari cerita pesugihan yang berasal dari Jawa.

Tiga sahabat yang hidupnya sulit diperankan oleh Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benidictus Siregar—nekat melakukan ritual pesugihan yang melibatkan sate gagak, sebuah simbol yang dianggap tabu dan berbahaya bagi masyarakat.

Reaksi masyarakat sangat beragam. Tema yang umumnya dianggap tabu disajikan dalam bentuk komedi, tetapi tetap memiliki elemen ritual yang terkesan autentik.

Ada yang berkomentar bahwa film ini sangat berani , sementara yang lain berpikir kreatif, meskipun ada juga yang memperingatkan untuk tidak meremehkan soal pesugihan, meskipun itu hanya sebuah film.

Namun, semua itu justru membuat nama film ini semakin terkenal dan menjadi topik hangat di mana-mana. Pemeran utama

 

 

ketiga juga turut meningkatkan antusiasme penonton dengan pernyataan jujur ​​mereka selama proses syuting. Ardit berpendapat bahwa naskah film ini “terlalu menggelikan untuk ditolak,” tetapi adegan-adegan ritual justru memberikan keseraman bagi dirinya dan anggota kru.

Sementara itu, Yono Bakrie menyatakan ada beberapa momen yang awalnya ditulis dengan serius, namun berubah menjadi kekacauan karena ia tidak dapat menahan tawa suatu kombinasi energi yang akhirnya menjadi ciri khas film ini.

Meskipun memiliki elemen komedi yang kuat, produser Aoura Lovenson menegaskan bahwa film ini tidak hanya dibuat untuk hiburan semata. Ia menjelaskan bahwa fenomena keinginan untuk cepat kaya menjadi inspirasi utama cerita.

Banyak individu terperdaya oleh jalan pintas, dan film ini ingin menunjukkan bagaimana pilihan yang sembrono dapat berujung pada bencana. Pesan moral tersebut disampaikan dengan balutan humor dan kengerian agar tetap bisa dinikmati, tetapi tetap memberikan dampak.

Dalam trailer yang menjadi viral, penonton diperlihatkan adegan-adegan yang bergantian antara tawa yang mendadak hilang karena munculnya sosok bayangan gelap, dialog lucu yang terputus oleh gangguan tak terlihat, hingga ekspresi para pemain yang berubah dari santai menjadi ketakutan. Suasana komedi tidak menghilangkan atmosfer mistis yang kelam dan melekat.

Selain trio utama, film ini juga didukung oleh aktor lainnya yang tak kalah menarik perhatian yaitu, Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu, dan Firza Valaza. Nama-nama tersebut membuat harapan publik semakin tinggi, terutama karena karakter mereka dilaporkan memiliki peran signifikan dalam memicu konflik yang lebih mendalam.

Di platform media sosial, film ini telah menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Banyak orang yang penasaran apakah film ini hanya mengandalkan sensasi ataupun benar-benar memberikan inovasi baru. Beberapa orang juga memperkirakan bahwa film ini akan menjadi salah satu film horor-komedi yang viral pada tahun 2025, berkat keberaniannya dalam mengangkat tema pesugihan dengan cara yang berbeda dari film horor lokal pada umumnya.

“Pesugihan Sate Gagak” nampaknya akan menjadi kombinasi yang komplit : lucu, gelap, gaduh , dan tetap menyimpan ketegangan yang tidak bisa dianggap sepele. Bagi para penggemar horor-komedi yang menyukai kejutan menakjubkan di layar lebar, film ini layak sekali untuk disaksikan .

Hanya tinggal menghitung hari sebelum tanggal 13 November tiba . Bersiaplah: film ini tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk didiskusikan. Okta

Editor : Imron Arlado
#Tayang #arief #yoriko angeline #nunung #Pesugihan Sate Gagak #horor komedi #13 November