Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

The Running Man 2025: Ketegangan Survival di Dunia Dystopia

Imron Arlado • Selasa, 11 November 2025 | 04:09 WIB

 

Film The Running Man sutradarai oleh Edgar Wright dan menampilkan Glen Powell dalam peran Ben Richards
Film The Running Man sutradarai oleh Edgar Wright dan menampilkan Glen Powell dalam peran Ben Richards

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Film terbaru dari The Running Man versi 2025 ini akan hadir di layar lebar Indonesia mulai tanggal 14 November, The Running Man sutradarai oleh Edgar Wright dan menampilkan Glen Powell dalam peran Ben Richards, film ini merupakan adaptasi yang lebih akurat berdasarkan novel yang ditulis oleh Stephen King.

Berbeda dari versi 1987 yang lebih terasa ringan, film baru ini mengambil tema dystopia dan memberikan kritik mendalam terhadap media serta hiburan yang memanfaatkan penderitaan manusia.

Cerita berlokasi di masa depan dystopia di mana ekonomi Amerika mengalami kehancuran yang amat dan televisi berfungsi sebagai alat pengendalian masyarakat, salah satu program yang paling terkenal adalah permainan mematikan bernama The Running Man.

 

 

Di mana para peserta yang juga dijuluki sebagai Runners, harus bertahan hidup selama 30 hari sambil diincar oleh para pembunuh profesional, yang disebut Hunters, uang hadiah pemenang akan meningkat seiring jumlah bertahannya peserta, dengan hadiah utama mencapai satu milyar dolar.

Ben Richards, seorang ayah dari golongan pekerja yang putus asa untuk mendapatkan obat bagi anaknya yang sakit, terdorong untuk berpartisipasi dalam acara ini.

Saat perjalanannya, Richards bertransformasi menjadi seorang pemberontak yang menantang sistem hiburan yang mana sistem tersebut memanfaatkan penderitaan manusia demi sebuah tayangan ketegangan dan konflik yang tidak terduga membangun suasana dramatis yang sangat kuat.

 

 

Edgar Wright, yang dikenal sebagai sutradara film inovatif seperti Baby Driver, menangani film ini dengan pendekatan yang serius dan atmosferik, berlawanan dengan nada film sebelumnya yang lebih memiliki nuansa konyol.

Naskah yang ditulis dengan kolaborasi Michael Bacall berupaya untuk mempertahankan semangat novel aslinya, menggabungkan drama yang mendalam dan kritik tajam mengenai obsesi terhadap media saat ini.

Salah satu tantangan dalam produksi adalah menjaga keseimbangan antara kesetiaan pada novel dengan kebutuhan film modern, Stephen King memberikan persetujuan untuk adaptasi ini, termasuk dalam perubahan pada akhir cerita yang disesuaikan untuk relevansi saat ini tanpa mengorbankan inti dari cerita, dengan visual yang dinamis dan karakter yang mendalam melengkapi film yang sangat kuat ini.

 

 

The Running Man 2025 telah melakukan pemutaran perdana di Odeon Luxe Leicester Square pada tanggal 5 November dan akan dirilis secara luas di AS dan Inggris pada 14 November, film ini menjadi rekomendasi tontonan yang wajib bagi para penggemar dystopia, aksi thriller, dan karya Stephen King.

Lebih dari sekadar hiburan, film ini mengajak para penonton untuk merenungkan masyarakat yang terobsesi dengan reality media sebagai produk konsumsi massal, dengan pesan yang mendalam dan ketegangan yang memacu adrenalin, The Running Man versi terbaru siap menarik perhatian penonton di bulan November ini. Dzafir Kirana Adelia

 

Editor : Imron Arlado
#Tayang #mendatang #film #stephen king #The Running Man #Pada #glen powell #14 November #Akan #2025