KABUPATEN - Warga di Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto dikejutkan dengan belasan tumpukan dumping limbah diduga B3, Jumat (7/11).
Timbunan limbah jenis abu aluminium yang diduga berasal dari wilayah Jombang ini sengaja dibuang orang tak bertanggung jawab di lahan terbuka.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono, membenarkan atas dumping limbah yang terjadi di wilayah Kecamatan Pungging.
Timnya juga sudah turun ke lokasi bersama satpol PP dan pihak terkait. Termasuk pemangku wilayah.
''Benar, tim DLH tadi sudah turun ke lokasi. Kami juga mengajak satpol PP mendatangi lokasi dumping limbah itu,'' ungkapnya.
Banyaknya tumpukan limbah dalam kemasan karung itu membuat DLH gerak cepat. Sebagai penanganan awal, gunungan limbah yang tercecer di sejumlah tempat tersebut langsung ditutup menggunakan terpal berikut dipasang garis pengawasan DLH.
''Ada sekitar 14 tumpukan limbah. Dugaan awal ini limbah B3 jenis abu alumunium dari Jombang,'' tegasnya.
Menurutnya, DLH juga berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk mengurangi dampak lingkungan. Salah satunya mengimbau warga mendekati lokasi karena memang membahayakan bagi kesehatan.
''Makanya tadi juga kita tutup terpal agar bau yang ditimbulkan juga tidak sampai ke permukiman warga. Dugaan ini kan limbah B3, jadi cukup berbahaya kalau dihirup manusia,'' jelasnya.
Sebagai penanganan lebih lanjut, DLH juga berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Jombang, DLH Provinsi Jatim dan kepolisian. Selain melakukan penangan, sekaligus mengungkap siapa dibalik dumpling limbah tersebut.
''Senin nanti kita koordinasikan untuk penanganan lanjutan. Dugaan awal, limbah-limbah ini dibuang saat malam hari, karena memang kondisinya jauh dari jalan raya,'' papar Rachmat Suharyono. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah