Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengulik Rahasia di Balik Miracle Berry, Buah Kecil dengan Efek Rasa yang Mengejutkan

Imron Arlado • Sabtu, 1 November 2025 | 04:51 WIB
Miracle berry menjadi salah satu buah yang sangat menarik perhatian dalam ranah kuliner populer sekaligus penelitian ilmiah. Sumber foto: Google
Miracle berry menjadi salah satu buah yang sangat menarik perhatian dalam ranah kuliner populer sekaligus penelitian ilmiah. Sumber foto: Google

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tahukah kamu jika di dunia ini terdapat salah satu buah ajaib yang dapat mengubah rasa asam menjadi manis sementara karena kandungan proteinnya?

Buah tersebut umumnya dikenal sebagai miracle berry atau synsepalum dulcificum yang berasal dan tumbuh subur di tanah Afrika Barat.

Miracle berry atau buah beri ajaib ini memiliki ukuran yang kecil, berbentuk lonjong, berkulit tipis dengan satu biji besar di dalamnya, dan berwarna merah cerah saat matang.

Buah miracle berry menunjukkan fenomena persepsi rasa yang sangat unik dan tidak biasa karena setelah memakan buah ini, rasa asam dari makanan seperti lemon atau cuka akan dipersepsikan sebagai manis oleh indera perasa manusia.

Persepsi atau efek tersebut disebabkan oleh kandungan glikoprotein khusus bernama miraculin yang mengikat reseptor rasa manis di lidah.

Karena itulah, miracle berry menjadi salah satu buah yang sangat menarik perhatian dalam ranah kuliner populer sekaligus penelitian ilmiah.

Secara tradisional, buah ini juga telah digunakan oleh masyarakat lokal sebelum mengonsumsi makanan asam untuk mengubah pengalaman rasa.

Meski begitu, kandungan miraculin dalam buah ini tak memberikan efek manis secara langsung saat dikonsumsi.

 

 

Karena sebaliknya, protein ini akan berinteraksi terlebih dahulu dengan reseptor rasa manis di permukaan lidah dan mengubah cara reseptor tersebut dalam merespon rangsangan asam. Sehingga asam yang semula terasa tajam akan dipersepsikan sebagai manis oleh otak.

Struktur, komposisi gula, dan sifat molekuler miraculin juga telah dipelajari dan dideskripsikan secara rinci dalam literatur biokimia.

Miracle berry kini kerap kali digunakan dalam berbagai kegiatan eksperimen kuliner, seperti flavor tripping party, sebuah pesta di mana para peserta mencicipi makanan asam setelah mereka makan miracle berry untuk merasakan perubahan rasa yang luar biasa.

Selain itu, buah ini juga memiliki peran yang penting dalam bidang kesehatan. Hal tersebut terbukti dalam beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa miraculin mampu membantu pasien kanker yang kehilangan kemampuan mengecap karena kemoterapi, dengan cara membuat makanan terasa lebih enak.

Tak berhenti di situ, buah miracle berry ini juga seringkali dianggap digunakan sebagai alternatif pengganti gula alami karena mampu memberikan sensasi manis tanpa tambahan kalori.

Walaupun tampak menjanjikan dan konsumsi buah segarnya diperbolehkan hampir di seluruh dunia, penggunaan miracle berry secara luas masih sangat terbatas.

Contohnya seperti di beberapa negara termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa, protein miraculin belum disetujui sebagai bahan pemanis komersial karena belum memenuhi semua syarat regulasi keamanan pangan.

Tantangan utama lainnya yang harus dihadapi adalah biaya produksi dan stabilitas protein yang tidak menentu dan agak sulit dijaga dalam skala besar.

Selain itu, efeknya yang berlangsung hanya sementara dan bisa berbeda-beda di setiap orang juga menjadi alasan mengapa miracle berry belum bisa menjadi pengganti gula sepenuhnya.

 

 

Popularitas miracle berry kembali melonjak berkat media sosial dan para konten kreator yang membuat konten video tentang eksperimen rasa.

Eksperimen atau fenomena tersebut kerap kali disebut sebagai taste tripping challenge, di mana seseorang memperlihatkan dirinya memakan makanan asam setelah makan miracle berry dan terkejut karena rasanya berubah menjadi manis.

Kehadiran miracle berry menjadi contoh nyata bahwa sains dan alam dapat bekerja sama menciptakan keajaiban kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kandungan miraculin yang sangat unik, buah ini seakan menunjukkan bahwa persepsi rasa dapat dengan mudah berubah hanya karena interaksi molekul tertentu di lidah.

FANEZA/FADYA

Editor : Imron Arlado
#afrika barat #buah #Tantangan utama #synsepalum dulcificum #buah ajaib #bidang kesehatan #miracle berry #miraculin #manfaat