Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Fokus ke Piala AFC 2027, PSSI Ungkap Kriteria Pelatih Timnas Indonesia yang Mampu Menjaga Hubungan Baik dengan Federasi

Nailul Hikmah • Rabu, 29 Oktober 2025 | 23:59 WIB
Fokus ke Piala AFC 2027, PSSI Ungkap Kriteria Pelatih Timnas Indonesia yang Mampu Menjaga Hubungan Baik dengan Federasi (IG @erickthohir)
Fokus ke Piala AFC 2027, PSSI Ungkap Kriteria Pelatih Timnas Indonesia yang Mampu Menjaga Hubungan Baik dengan Federasi (IG @erickthohir)

Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasca pemecatan Patrick Kluivert, PSSI mengungkapkan kriteria pelatih yang dibutuhkan untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia. 

Saat ini kursi pelatih timnas sedang kosong usai pemecatan Patrick Kluivert Cs. Tim kepelatihan asal Belanda tidak lanjut setelah Timnas Indonesia gagal di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat ini PSSI ingin mencari pelatih yang benar-benar cocok. Belajar dari kegagalan, federasi ingin pelatih yang benar-benar punya kapabilitas untuk mencapai target.

PSSI menyampaikan bahwa fokus dan target saat ini adalah AFC (Piala Asia) 2027. Sosok tersebut diharapkan bisa memenuhi target yang dipasang.

"Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar?" kata Ketum PSSI Erick Thohir saat memberikan keterangan di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Lolos Piala Dunia tentunya juga ditargetkan, untuk itu PSSI berupaya mencari pelatih yang sesuai dengan kriteria, dan perlu disadari bahwa tidak ada pelatih yang sempurna.

"Lalu bisa tidak dengan itu, kami membuka lagi target lolos Piala Dunia. Nah karakter pelatihnya ini yang kami sedang cari. Tentu tidak ada pelatih yang sempurna. Ada pelatih yang kuat di management pemain, tetapi taktikal belum, tetapi dia di-support timnya," ujarnya menambahkan.

Erick Thohir menambahkan bahwa pelatih idaman tidak punya kelemahan-kelemahan yang pernah menangani timnas. Dengan meminimalisir kekurangan tersebut, diharapkan prestasi timnas bisa menjadi lebih baik.

Pelatih baru diharapkan bisa berkoordinasi dengan seluruh pihak di PSSI, apalagi PSSI kini sudah punya Direktur Teknik yang dijabat oleh Alexander Zwiers.

Tidak hanya target, tetapi juga hubungan pelatih dan pemain serta pelatih dengan federasi yang perlu dijalankan dengan baik.

 

Baca Juga: Hindari Grup Neraka, Ini Hasil Drawing Sepak Bola Timnas Indonesia di SEA GAMES 2025

 

Hubungan antar pelatih ini juga yang harus dijaga supaya kita bisa punya sistem sepakbola yang sama seperti negara Asia maju.

"Itulah makanya saya bilang, kami coba lihat pelatih apa yang bisa lebih baik melakukan hubungan ke depan, tidak hanya target, tetapi juga hubungan pelatih dan pemain, serta pelatih dengan federasi," ucap Erick Thohir.''

 

Baca Juga: Disalip Malaysia dan Korea Utara, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Menurun 120-an

 

"Tidak bisa pelatih ada jarak dengan program yang dibangun TD (Dirtek) dan BTN (Badan Tim Nasional). nanti kan ada juga Timnas U-23, U-20, strata ini tetap kami bangun. Hubungan antar pelatih kompleks, ini yang harus kami jaga supaya kita bisa punya sistem sepakbola yang sama seperti negara Asia maju. gak bisa pelatih U-17 beda, U-20 beda, U-23 beda, sinkronisasi pemain nanti bagaimana?" tuturnya.

 

()

Editor : Imron Arlado
#siapa pelatih baru timnas indonesia #Alexander Zwiers #Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 #piala AFC 2027 #piala dunia 2026 #pelatih baru timnas indonesia #erick thohir #PSSI Ungkap Kriteria Pelatih Timnas Indonesia #direktur teknik #pssi #Timnas Indonesia #Kriteria Pelatih Timnas Indonesia #patrick kluivert #tim kepelatihan asal Belanda