Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hendak Balik ke Pondok, Motor Santri Terseret Arus Banjir di Jalur Mojosari - Pacet

Martda Vadetya • Kamis, 23 Oktober 2025 | 01:18 WIB
PENCARIAN: Petugas BPBD Kabupaten Mojokerto bersama relawan mencari motor yang terseret banjir di Jalan Raya Mojosari - Pacet, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Rabu (22/10) sore.
PENCARIAN: Petugas BPBD Kabupaten Mojokerto bersama relawan mencari motor yang terseret banjir di Jalan Raya Mojosari - Pacet, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Rabu (22/10) sore.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Hujan lebat yang melanda wilayah Kecamatan Pacet membuat sungai di tepi Jalan Raya Mojosari - Pacet, Desa Warugunung, meluap Rabu (22/10) sore.

Derasnya banjir luapan membuat dua orang pemotor yang sedang melintas terseret arus. Meski keduanya selamat, motor korban yang tercebur ke sungai hanyut terbawa banjir.

Belakangan diketahui, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.45 ini dialami Garuda Wisnu Kencana, 18, dan kakaknya.

Saat kejadian, kakak beradik asal Tulangan, Sidoarjo, ini berboncengan menerabas hujan deras mengendarai motor Honda Vario nopol W 4529 NCA dari arah Mojosari.

 


"Pas kejadian itu mereka mau balik ke pondok pesantren di Pacet," ujar Kepala Desa Warugunung Agus Sudarmaji.

Setiba di lokasi, tiba-tiba debit sungai irigasi di timur jalan meluap. Derasnya banjir luapan membuat motor dan kedua korban terseret ke sungai di kiri jalan. Beruntung, Wisnu dan saudaranya selamat dari maut.

"Air sungai meluap ke jalan setelah hujan lebat sejak pukul 13.00," imbuhnya. Meski begitu, motor matik warna silver milik warga Sidoarjo ini hanyut terbawa derasnya arus sungai irigasi.

Warga bersama BPBD Kabupaten Mojokerto langsung melakukan pencarian. Hingga Rabu (22/10) petang, motor milik santri itu masih belum ditemukan.

 

 

"Motornya masih belum ditemukan, menunggu air surut dahulu," terang Sudarmaji.

Hal senada diungkapkan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim.

Pencarian motor hanyut ditunda sementara dan akan dilanjutkan jika debit sungai sungai surut.

 

 

"Mungkin nanti (Rabu, 22/10) malam kalau sudah surut kita cari lagi. Karena sekarang ini air dari atas (Pacet) masih tinggi," sebut Khakim.

Menurutnya, banjir luapan di jalur wisata tersebut akibat adanya tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai. Kedua korban selamat sementara ini dibawa ke Polsek Pacet untuk dimintai keterangan. (vad)

Editor : Imron Arlado
#kabupaten mojokerto #terseret sungai #banjir #pacet #banjir luapan