JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Petenis muda asal Indonesia, Janice Tjen, kembali menjadi sorotan di kancah tenis internasional setelah berhasil melaju ke babak final Jinan Open 2025 yang berlangsung di Tiongkok pada Jumat (17/10/2025).
Janice meraih kemenangan penuh perjuangan atas petenis asal Selandia Baru, Lulu Sun, dalam pertandingan sengit tiga set yang berlangsung selama dua jam 17 menit di Jinan Olympic Sports Center.
Pertarungan ketat itu berakhir dengan skor 4-6, 7-6(7), dan 6-4 untuk keunggulan Janice.
Sejak awal laga, pertandingan berlangsung dengan tempo cepat, sementara Janice tampil sangat tenang dalam mengendalikan ritme permainan dan memberi tekanan pada lawan di saat-saat penting.
Sebagai petenis unggulan ketiga, Janice memperlihatkan performa yang nyaris sempurna.
Ia hanya melakukan dua kesalahan ganda, jauh lebih sedikit dibandingkan Lulu Sun yang mencatat lima kali, dan hal itu menjadi titik balik kemenangan bagi petenis asal Jakarta tersebut.
Baca Juga: Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong Jadi Lokasi Pembangunan KDMP Pertama di Kabupaten
Selain itu, Janice mampu memanfaatkan empat dari enam kesempatan break point yang ia miliki, atau sekitar 66,7 persen tingkat keberhasilan.
Catatan ini menunjukkan bahwa ketajaman mental sekaligus kestabilan tekniknya sepanjang pertandingan di lapangan keras Jinan.
Kemenangan tersebut mengantarkan Janice melaju ke final tunggal WTA 125 pertamanya di musim 2025, menjadi pencapaian besar yang menandai langkah penting dalam perjalanannya menuju jajaran elit tenis dunia.
Di laga final nanti, Janice akan berhadapan dengan petenis asal Hungaria, Anna Bondar, yang sebelumnya berhasil menyingkirkan wakil Indonesia lainnya, Priska Nugroho, melalui kemenangan meyakinkan dua set langsung dengan skor 6-4, 6-0.
Kekalahan Priska membuat harapan untuk menyaksikan final sesama petenis Indonesia di Jinan Open 2025 harus pupus.
Kendati demikian, performanya sejak babak kualifikasi tetap menuai banyak pujian atas konsistensi dan semangat juangnya di lapangan.
Selain tampil di nomor tunggal, Priska juga turun di nomor ganda berpasangan dengan petenis asal Jepang, Hiroko Kuwata.
Sayangnya, perjalanan keduanya harus terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan oleh duet Elixane Lechemia dan Alicia Barnett.
Sementara itu, Janice turut berpartisipasi di sektor ganda bersama petenis Inggrism Maia Lumsden, namun mereka harus angkat kaki lebih awal setelah tersingkir di babak pertama.
Baca Juga: Mengulik Informasi tentang Machapuchare dan Makna di Balik Menahan Diri di Hadapan Keagungan Alam
Meski begitu, performa Janice tetap patut diapresiasi. Baru pada awal Oktober 2025 lalu, ia berhasil menjuarai nomor ganda di turnamen WTA 125 Suzhou bersama Aldila Sutjiadi.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting yang menambah kepercayaan dirinya menjelang turnamen di Jinan.
Dengan berhasil menembus peringkat ke-98 dunia versi WTA, Janice Tjen semakin membuktikan dirinya sebagai talenta muda tenis Indonesia yang siap bersaing dan menantang dominasi para petenis papan atas dunia. FADYA/Wulandari
Editor : Imron Arlado