JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Drama China terbaru bertajuk Mobius yang dibintangi oleh aktor papan atas China bernama Bai Jingting menjadi salah satu rilisan drama China paling ramai diperbincangkan di akhir tahun 2025.
Hal tersebut karena Mobius menawarkan perpaduan genre yang jarang ditemui di drama lain, yakni fiksi ilmiah, detektif, dan misteri psikologis.
Drama serial ini diproduksi oleh iQIYI, platform yang sebelumnya melahirkan Reset pada tahun 2022, dan diarahkan oleh sutradara Sun Molong yang dikenal dengan gaya visual modernnya dan struktur narasi non-linear.
Drama China Mobius tak butuh waktu lama untuk menarik perhatian penonton sejak penayangan pertamanya di platform streaming iQIYI dan Netflix pada tanggal 17 September 2025 karena premis yang ditawarkan Mobius sangat kompleks namun sangat emosional.
Daya tarik utama Mobius terletak pada kombinasi konsep perjalanan waktu atau time loop unik yang hanya bisa dilakukan lima kali sehari, misteri kriminal yang kompleks, dan perpaduan antara sains fiksi dengan teknologi canggih.
Drama ini juga menawarkan alur cerita penuh teka-teki yang mampu membuat penonton penasaran sekaligus berdebar karena karakter utama harus memecahkan serangkaian kasus dengan waktu terbatas.
Meski penuh teka-teki dan konflik yang mampu membuat jantung berdebar, penonton tidak merasa terlalu keberatan karena drama ini dikemas dalam episode yang singkat, yakni hanya 16 episode.
Baca Juga: Lambat Ditangani, Tutup Aliran Sungai Sadar
Dalam drama ini, Bai Jingting kembali memerankan tokoh utama yaitu Ding Qi yang harus menghadapi waktu, pilihan, dan moralitas. Tema tersebut juga dianggap telah melekat sejak perannya di drama China berjudul Reset.
Mobius berkisah tentang seorang detektif jenius bernama Ding Qi di Kepolisian Kota Hua'ao yang secara tak terduga memiliki kemampuan mengulang waktu selama lima kali dalam sehari.
Dengan kemampuan uniknya, Ding Qi memanfaatkan tiap kesempatannya untuk memecahkan kasus-kasus sulit yang selama ini belum terpecahkan.
Cerita menjadi semakin rumit saat Ding Qi mengetahui bahwa tersangka misterius yang tengah ia selidiki juga memiliki kemampuan serupa seperti dirinya.
Karena hal itu, Ding Qi dan tersangka tersebut terlibat dalam sebuah konspirasi yang berkaitan dengan penelitian genetika dan manipulasi waktu.
Tema dan konsep utama drama Mobius adalah waktu dan penyesalan, namun drama ini mengolahnya dengan pendekatan ilmiah dan filosofis.
Konsep mengulang waktu dengan batasan lima kali dalam satu hari bukan sekedar alat plot, tetapi juga sebagai simbol keterbatasan manusia.
Sementara itu, batasan lima kali kesempatan tersebut menggambarkan siklus hidup yang berulang, yakni mencoba, gagal, memperbaiki, lalu berhadapan dengan apapun hasilnya baik sempurna maupun tidak sempurna.
Nama Mobius sendiri berasal dari Mobius Strip, sebuah bentuk pita tanpa ujung yang berputar ke dalam dirinya sendiri.
Bentuk pita itu seakan melambangkan waktu yang tak linear atau lurus dan tak bisa benar-benar diputus.
Melalui alurnya yang berlapis, drama ini mengajak para penonton untuk berpikir tentang makna kesempatan kedua, penyesalan, dan apakah manusia benar-benar bisa "menang" melawan waktu.
Di Mobius, Bai Jingting menampilkan performa yang intens dan matang sebagai Ding Qi. Ia menunjukkan sisi manusiawi dari seseorang yang terbebani oleh waktu dan rasa bersalah.
Baca Juga: Permintaan Rujuk Ditolak, Mantan Mertua Ditembak Senapan Angin
Transisi emosi yang berubah-ubah seiring pengulangan waktu, mulai dari tenang, frustasi, hingga pasrah sukses ditampilkan Bai Jingting dengan sangat natural.
Karakter Ding Qi yang ia perankan bukanlah sosok heroik sempurna, melainkan seseorang yang terus jatuh dan belajar dalam setiap siklus.
Melalui Mobius, Bai Jingting membuktikan kemampuan aktingnya yang lebih dewasa dan berlapis, melampaui citra "aktor muda" yang dulu melekat padanya.
Selain Bai Jingting, ada juga Janice Man yang berperan sebagai seorang ilmuwan bernama An Lan yang membantu penyelidikan, dan Song Yan sebagai Mo Yuanzhi.
Pemeran lain seperti Liu Yi Jun, Baby Zhang, dan Ricky Chan turut mendukung alur cerita dengan peran pentingnya masing-masing.
Setelah penayangan pertamanya pada tanggal 17 September 2025, Mobius langsung mendapatkan berbagai respon positif di berbagai platform.
Skor Douban drama ini bahkan stabil di atas 8.0 dengan pujian utama pada visual dan akting Bai Jingting yang luar biasa serta kompleksitas ceritanya.
Tak berhenti di situ, di Netflix drama ini juga sempat masuk pada kategori "Top 10 Most Watched Non English Shows" di minggu pertama perilisannya.
Daya tarik global drama ini muncul karena dua hal, yakni alurnya yang menantang logika namun tetap mudah diikuti dan pesan universal tentang kesempatan memperbaiki masa lalu.
Baca Juga: Enam Ribu Lebih Warga Masih Terdampak Kekeringan
Bagi para penonton yang tertarik dengan kisah bertema pengulangan waktu, misteri, dan teka-teki moral, Mobius menjadi tayangan yang patut disaksikan.
Jadi, jangan lupa saksikan drama China Mobius secara eksklusif di iQIYI serta Netflix, dan rasakan sendiri ketegangan serta alur cerita yang mampu menggugah pikiran dari awal hingga akhir.
FANEZA
Editor : Imron Arlado