JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Media sosial kembali dipenuhi dengan isu negatif terkait dugaan pencurian gambar untuk keperluan promosi usaha.
Kali ini, nama Chef Devina Hermawan dan Aisyahrani, yang merupakan adik serta manajer dari penyanyi Syahrini, ikut terseret dalam masalah ini.
Polemik bermula ketika gambar siomay milik Devina diduga digunakan tanpa persetujuan oleh usaha kuliner Aisyahrani yang dinamakan Pawon Bu Cetar.
Foto tersebut pertama kali menarik perhatian netizen karena sangat mirip dengan foto siomay yang pernah diposting oleh Chef Devina dalam video YouTube-nya beberapa tahun yang lalu.
Dari pencahayaan, tata letak piring, sampai penampilannya, semuanya terlihat identik. Tidak memerlukan waktu lama, berita ini pun menjadi viral dan menciptakan banyak diskusi di ranah maya.
Ia juga menyatakan bahwa tidak ada hubungan apapun antara dirinya dan usaha Pawon Bu Cetar. Pernyataan ini membuat masyarakat semakin yakin bahwa foto itu diambil tanpa izin dari pemilik aslinya.
Ketegangan meningkat saat Aisyahrani melakukan siaran langsung di TikTok. Ketika netizen bertanya mengenai penggunaan foto Chef Devina, Aisyahrani justru memberikan komentar yang dianggap merendahkan.
“Siapa sih Chef Devina itu? Penjual siomay kah?” ujarnya dengan nada santai.
Pernyataan ini langsung mendapatkan banyak kritik dan respons tajam dari pengguna internet. Banyak yang menilai sikap Aisyahrani tidak profesional dan merendahkan usaha para pembuat konten kuliner.
Setelah menerima banyak reaksi negatif, pihak Pawon Bu Cetar akhirnya merilis klarifikasi resmi melalui Instagram Story. Dalam pernyataan tersebut, tim mengakui adanya kesalahan dari pihak mereka.
“Kami meminta maaf atas penggunaan foto tersebut tanpa izin. Kami telah menghapus semua konten yang berhubungan dan akan lebih berhati-hati di masa mendatang,” tulis akun tersebut.
Meskipun telah ada permohonan maaf, banyak pengguna internet tetap memberikan kritik terhadap tindakan tersebut.
Beberapa orang berpendapat bahwa permasalahan ini mencerminkan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai nilai hak cipta dan etika dalam penggunaan konten digital.
Gambar atau karya visual bukanlah sesuatu yang dapat diambil dan dimanfaatkan secara sembarangan untuk tujuan komersial.
Chef Devina dikenal sebagai kreator kuliner yang cukup terkenal di Indonesia. Ia aktif membagikan resep serta tips memasak di berbagai platform digital, dan foto-fotonya merupakan bagian dari hasil karyanya yang profesional.
Oleh karena itu, adalah wajar jika ia merasa keberatan ketika karyanya dipakai tanpa izin.
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi para pelaku usaha agar lebih menghormati hak cipta pencipta.
Penggunaan gambar, video, atau karya orang lain tanpa persetujuan pemiliknya dapat menyebabkan masalah hukum dan merusak nama baik.
Di zaman digital sekarang, jejak digital sangat mudah untuk ditelusuri, dan masyarakat menjadi semakin kritis terhadap pelanggaran seperti ini.
Meskipun situasi sempat memanas, masyarakat berharap masalah ini bisa menjadi pembelajaran yang bermanfaat.
Baik untuk Pawon Bu Cetar maupun pihak lain agar lebih berhati-hati dalam menggunakan materi promosi. Okta/Devi
Editor : Imron Arlado