Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ini Dia Hasil Nyata dari Proses Geologi Ribuan Tahun yang Membuat Pasir Berwarna Hijau

Imron Arlado • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 05:00 WIB
Salah satunya tempat istimewa yang sangat langka adalah Papakolea Beach di Hawaii, pantai langka dengan pasir berwarna hijau zaitun. Sumber foto: Google
Salah satunya tempat istimewa yang sangat langka adalah Papakolea Beach di Hawaii, pantai langka dengan pasir berwarna hijau zaitun. Sumber foto: Google

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di dunia yang luas ini, terkadang hanya ada segelintir tempat yang terasa istimewa, seakan menyimpan rahasia bumi yang tak dimiliki tempat lain.

Salah satunya adalah Papakolea Beach di Hawaii, pantai langka dengan pasir berwarna hijau zaitun.

Pantai ini terletak di pulau besar atau Big Island, di Mahana Bay, cukup dekat dengan South Point (Ka Lae) yang berada di bagian selatan pulau.

Sementara Papakolea Beach duduk di dalam sebuah teluk yang sebagiannya dikelilingi oleh kerucut vulkanik kecil bernama Pu'u Mahana.

Jika kebanyakan orang mengenal Hawaii karena pantai pasir putihnya yang lembut atau pantai pasir hitam hasil aktivitas vulkanik, Papakolea menawarkan sesuatu yang jauh lebih unik.

Warna hijaunya bukan hasil rekayasa, melainkan berasal dari kristal alami bernama olivin yang datang dari letusan lava gunung berapi Mauna Loa ribuan tahun lalu dan membentuk sebuah bukit kawah kecil bernama Pu'a Mahana.

Seiring berjalannya waktu, ombak dan angin secara perlahan-lahan mengikis dinding kawah tersebut. Dari erosi inilah, butiran olivin kemudian sedikit demi sedikit terlepas dan terbawa arus ke pantai.

Ukuran olivin yang lebih berat daripada pasir biasa membuat kristal ini tidak mudah hanyut ke laut, sehingga akhirnya menumpuk di sepanjang garis pantai yang kemudian membentuk hamparan pasir pantai berwarna hijau.

 

 

Namun, warna pasir hijau ini bisa berkurang jika suplai olivin berhenti atau pasirnya terkikis.

Papakolea beach termasuk dalam salah satu dari sangat sedikit pantai pasir hijau di dunia.

Sumber-sumber wisata pun kerap kali mencantumkannya sebagai salah satu dari empat lokasi pantai pasir hijau.

Selain kelangkaan warna pasirnya itu, butiran olivin di Papakolea juga seringkali memberi kilau yang berbeda saat terkena paparan sinar matahari, membuat warna hijaunya tampak bervariasi atau berubah dari warna hijau zaitun sampai kilau keemasan.

Suasana di Papakolea cenderung lebih sepi dan tempatnya sangat cocok untuk orang yang memiliki jiwa petualang karena aksesnya yang tidak langsung.

Untuk menuju ke Papakolea pengunjung harus trekking melalui dataran terbuka yang panas dan berangin, bahkan di beberapa bagian trek tidak ada naungan sama sekali.

Ombak di pantai selatan Big Island biasanya cukup kuat, jadi banyak wisatawan yang memilih untuk sekedar menikmati pemandangan, foto, dan berjalan-jalan santai di bibir pantai daripada berenang bebas.

 

 

Salah satu peraturan ketat yang diberlakukan di pantai ini adalah mengambil pasir untuk dibawa pulang, karena hal ini dapat mempercepat hilangnya ciri khas Papakolea beach sebagai pantai pasir hijau.

Kehadiran Papakolea beach bukan sekedar pemandangan Instagramable, ia adalah hasil nyata dari proses geologi yang langka sekaligus bagian dari warisan utama alam dan budaya Hawaii.

FANEZA

Editor : Imron Arlado
#suasana #olivin #destinasi wisata #peraturan #proses geologi #Papakolea #pantai #gunung berapi Mauna Loa #pantai pasir hijau #Papakolea Beach #hawaii