''Dari beberapa OPD yang masih kosong akan dijabat Plt, ini juga akan segera dilakukan seleksi terbuka dan kami berharap dalam satu minggu kedepan,'' ungkap Mojokerto Muhammad Albarraa usai gulirkan mutasi jilid dua dengan menyasar tujuh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di Pendapa Graha Majatama, Rabu (1/10).
Dengan mutasi jilid dua kali ini menjadikan formasi jabatan yang kosong setingkat eselon IIB turut berubah. Untuk mengisi kekosongan ini Gus Barra menunjuk pelaksana tugas (plt) seiring menunggu seleksi terbuka yang segera digelar dalam waktu tak lama untuk pengisian jabatan definitifnya.
Di antaranya Dinas PUPR yang kini diisi Sekretarisnya yakni Anik Mutammima Kurniawati, sedangkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk sementara diisi Asisten Administrasi Umum Siwadi, serta Dinas Pendidikan plt-nya dijabat Yo'ie Afrida Soesetyo Djati selalu kepala dinas ketenagakerjaan. ''Timeline pembukaan selter akan dimulai minggu depan melalui kirim surat ke BKN untuk rekomendasi,'' tandasnya.
Tujuh kepala dinas yang dirombak pada mutasinjilid dua ini, ada Amat Susilo, dari sebelumnya menjabat kepala dispendukcapil kini dimutasi menjadi kepala BKPSDM. Sementara pejabat lama Tatang Marhaendrata dimutasi sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat.
Sebaliknya untuk Dispendukcapil diisi Norman Handhito dan kepala Disbudparpora yang ditinggalkannya diisi Ardi Sepdianto dari sebelumnya kepala bapenda.
Pun demikian dengan kepala bapenda kini dipercayakan kepada seorang srikandi Nurul Istiqomah yang sebelumnya sebagai asisten perekonomian dan pembangunan yang saat ini diduduki oleh Nuryadi. Jabatan kepala dinas pertanian yang ditinggal Nuryadi kini dijabat Ludfi Ariyono eks kepala dinas pendidikan.
''Kami sampaikan bahwasanya pengisian jabatan mutasi ini bagian dinamika penyegaran organisasi. Kami berharap dengan pengisian jabatan yang baru ini organisasi bekinerja lebih baik, berjalan dengan lancar. Dan ini bukan final, kami akan selalu mengevaluasi untuk perkembangan kinerjanya,'' papar Gus Bupati. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah