Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bupati Mojokerto Gus Barra Rombak Tujuh Kepala Dinas, Salah Satu OPD Strategis Diisi Seorang Srikandi

Khudori Aliandu • Rabu, 1 Oktober 2025 | 19:26 WIB

FORMASI BARU: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengalami pejabat usai rotasi mutasi jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto, di Pendapa Graha Majatama, Rabu (1/10).
FORMASI BARU: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengalami pejabat usai rotasi mutasi jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto, di Pendapa Graha Majatama, Rabu (1/10).
KABUPATEN - Pemkab Mojokerto akhirnya gulirkan mutasi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) jilid dua dengan menyasar tujuh kepala dinas, di Pendapa Graha Majatama, Rabu (1/10).

Salah satu OPD strategis diisi seorang srikandi. Dalam momentum ini, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa berharap formasi baru ini ideal untuk membawa Kabupaten Mojokerto lebih maju adil dan makmur.

''Kami ingatkan pejabat itu melayani, bukan dilayani, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaan pemerintah,'' ungkap Gus Barra memberi arahan.

Menurutnya, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan ini merupakan bagian dari dinamika penyelenggaraan pemerintahan. Pengisian jabatan tinggi pratama ini telah melalui tahapan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

''Diharapkan dengan formasi baru ini, ideal untuk bisa membawa Kabupaten Mojokerto lebih maju adil dan makmur,'' tegasnya.

Gus Barra memastikan rotasi mutasi yang digelar tidak dipungut biaya. Baik pada perombakan gelombang pertama, dua bahkan seterusnya dipastikan tidak ada jual beli jabatan.

''Dan kami tegaskan dalam pengisian JPTP ini tidak ada pungutan apapun yang mengatasnamakan saya, keluarga, maupun pihak manapun. Apabila ada yang mengaku-ngaku meminta-minta sesuai dengan dalil jabatan atau pelantikan ini maka itu adalah perbuatan yang tidak benar dan elawan hukum,'' jelasnya.

Tujuh kepala dinas yang dirombak ada, Amat Susilo, dari sebelumnya menjabat kepala dispendukcapil kini dimutasi menjadi kepala BKPSDM.

Sementara pejabat lama Tatang Marhaendrata dimutasi sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat. Sebaliknya untuk Dispendukcapil diisi Norman Handhito dan kepala Disbudparpora yang ditinggalkannya diisi Ardi Sepdianto dari sebelumnya kepala bapenda.

Pun demikian dengan kepala bapenda kini dijabat seorang srikandi, Nurul Istiqomah yang sebelumnya sebagai asisten perekonomian dan pembangunan yang saat ini diduduki oleh Nuryadi. Jabatan kepala dinas pertanian yang ditinggal Nuryadi kini dijabat Ludfi Ariyono eks kepala dinas pendidikan.

''Kami sampaikan bahwasanya pengisian jabatan mutasi ini bagian dinamika penyegaran organisasi. Kami berharap dengan pengisian jabatan yang baru ini organisasi bekinerja lebih baik, berjalan dengan lancar. Dan ini bukan final, kami akan selalu mengevaluasi untuk perkembangan kinerjanya,'' papar Gus Bupati.

Dengan mutasi jilid dua kali ini menjadikan formasi jabatan yang kosong setingkat eselon IIB turut berubah. Kini menjadi Dinas PUPR, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas Pendidikan.

Gus Barra menegaskan kekosongan ini pun bakal diisi pelaksana tugas (plt) seiring menunggu seleksi terbuka yang segera digelar untuk pengisian jabatan definitifnya.

''Artinya dari beberapa OPD yang masih kosong akan dijabat Plt, ini juga akan segera dilakukan selter dan kami berharap dalam satu minggu kedepan,'' tegasnya. (ori/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#mutasi jabatan #gus barra #Pemkab Mojokerto #Gus Bupati