Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Seruan Boikot Terhadap Jun Ji-hyun Usai Kontroversi Tempest, Agensi Buka Suara

Imron Arlado • Kamis, 25 September 2025 | 21:15 WIB
Aktris Korea Selatan Jun Ji-hyun (Foto: Pinterest)
Aktris Korea Selatan Jun Ji-hyun (Foto: Pinterest)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Aktris Korea Selatan Jun Ji-hyun, kini menjadi sorotan hangat setelah adegan kontroversial dalam drama terbarunya, Tempest, memicu reaksi negatif dari netizen di China.

Banyak penonton menilai bahwa sejumlah adegan dalam drama tersebut sebagai penghinaan terhadap China. Bahkan sebagian besar warganet menyerukan boikot terhadap Jun Ji-hyun serta produk-produk yang ia iklankan.

Isu ini bermula dari salah satu adegan dalam Tempest, ketika karakter yang diperankan Jun Ji-hyun melontarkan pertanyaan, "Mengapa China lebih suka perang? Bom nuklir bisa jatuh di daerah perbatasan."

Sebagian netizen China menganggap kalimat ini sebagai penghinaan terhadap negara mereka.

Selain dialog itu, beberapa aspek visual produksi juga dikritik. Beberapa adegan yang seharusnya menampilkan kota Dalian di China dinilai tidak akurat. Ada dugaan bahwa lokasi yang digunakan sebenarnya di Hong Kong, kemudian diedit agar terlihat seperti Dalian.

Beberapa hal lain ikut memicu kontroversi, seperti motif karpet lima bintang yang serupa dengan simbol bendera China yang diinjak, serta pengucapan puisi Li Bai dalam bahasa Mandarin dengan aksen yang dianggap menyimpang.

Akibatnya, seruan boikot terhadap Jun Ji-hyun muncul. Beberapa netizen menuntut brand yang bekerja sama dengannya untuk menghentikan dukungan mereka. Media melaporkan bahwa iklan yang dijadwalkan di China terpaksa dibatalkan atau dihapus.

Menanggapi kabar tersebut, agensi Jun Ji-hyun, Peach Company, merilis pernyataan yang menjelaskan bahwa pembatalan iklan di China sudah direncanakan sejak sebelum Tempest tayang dan bukan karena adegan dalam drama.

“Pembatalan iklan Tiongkok telah diputuskan sebelum penayangan Tempest,” kata perwakilan agensi.

“Ini tidak ada hubungannya dengan drama tersebut,” tambahnya

 

 

Mereka juga menyatakan bahwa iklan yang seharusnya disiarkan di Seoul pada 25 September ditunda dan akhirnya dibatalkan karena kondisi di China, bukan karena adegan kontroversial.

Agensi juga menegaskan telah berkomunikasi dengan mitra lokal di China yang membantah bahwa adegan dalam Tempest menyebabkan penghentian iklan.

“Kami telah berkomunikasi dengan agensi lokal di China dan diberi tahu bahwa laporan tersebut tidak benar, iklan tersebut ditunda, kemudian dibatalkan karena situasi setempat,” ujar agensi.

Namun, beberapa media di China dan Hong Kong melaporkan bahwa brand seperti Louis Vuitton, La Mer, dan Piaget menghapus iklan Jun Ji-hyun dari akun media sosial mereka sebagai respons atas tekanan publik.

Meski demikian, pihak agensi tetap mempertahankan pernyataan bahwa kontrak endorsement yang dikabarkan "dibatalkan" sebenarnya sudah tidak aktif sejak sebelum drama dirilis.

 

 

Bagi Jun Ji-hyun sendiri, drama Tempest adalah karya comebacknya setelah beberapa tahun vakum dari layar kaca. Namun, isu yang muncul mengalihkan fokus publik dari kualitas akting dan cerita ke isu diplomatis serta perbedaan budaya yang muncul dalam industri hiburan.

RIZMA/Linda

Editor : Imron Arlado
#china #aktris Korea Selatan #TEMPEST #kontroversi #jun ji-hyun