Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bangunan Bersejarah The Great Wall of China, Raksasa yang Menyambungkan Sejarah dan Peradaban

Imron Arlado • Kamis, 25 September 2025 | 21:22 WIB
Di dunia ini, ada beberapa negara yang memiliki bangunan bersejarah besar yang populer hampir di seluruh penjuru dunia. Sumber foto: Google
Di dunia ini, ada beberapa negara yang memiliki bangunan bersejarah besar yang populer hampir di seluruh penjuru dunia. Sumber foto: Google

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di dunia ini, ada beberapa negara yang memiliki bangunan bersejarah besar yang populer hampir di seluruh penjuru dunia.

Salah satunya adalah ''The Great Wall of China'' atau ''Tembok Besar China''. Bangunan tembok besar ini tak hanya memiliki arsitektur yang panjang dan megah, tetapi juga penuh akan sejarah dan makna budaya.

Dengan panjang lebih dari 21.000 kilometer, The Great Wall kerap kali disebut sebagai simbol ketahanan dan kebesaran atau kejayaan peradaban Tiongkok.

Lebih dari bangunan bersejarah biasa, tembok besar china ini juga menjadi saksi bisu dari perjuangan bangsa China dalam menjaga wilayahnya selama ribuan tahun.

Pembangunan The Great Wall sendiri melalui proses yang bertahap sejak abad ke-7 sebelum masehi, ketika beberapa kerajaan kecil di China membangun tembok untuk melindungi diri dari suku nomaden di utara.

Bagian-bagian awal tembok kemudian mengalami penyambungan dan perluasan oleh beberapa dinasti, hingga akhirnya mencapai bentuk yang kita kenali sekarang pada masa Dinasti Ming, yakni pada tahun 1368-1644.

Selama proses yang panjang itu, ribuan pekerja, baik tentara maupun rakyat biasa ikut terlibat, tak sedikit juga pekerja yang kehilangan nyawa karena kondisi pekerjaan yang berat.

Selain dibangun untuk pertahanan militer, tembok ini juga digunakan sebagai penanda batas wilayah, mengontrol perdagangan, dan mengontrol migrasi orang.

Tembok besar China sendiri berdiri membentang dari wilayah timur hingga ke barat negara China, melewati gunung, padang rumput, dan dataran tinggi.

 

Baca Juga: Kantor Pelayanan Publik Kecamatan Sooko Mojokerto Dipakai Dangdutan dengan Biduan Cantik Viral Jadi Sorotan, Begini Sikap Tegas Gus Bupati Albarraa

 

Panjang total bangunan utama dan cabangnya mencapai sekitar 21.196 kilometer yang membuatnya menjadi salah satu bangunan terpanjang yang pernah dibangun oleh manusia.

Bentuknya yang berkelok mengikuti kontur alam membuatnya terlihat seperti naga raksasa yang melintasi lanskap China.

The Great Wall ini dibangun dengan bahan yang tersedia di sekitarnya, seperti batu, bata, tanah liat, dan kayu.

Bangunan yang terletak di dataran tinggi biasanya dibangun menggunakan batu besar, sedangkan di dataran rendah lebih banyak dibangun menggunakan tanah liat yang dipadatkan.

Tembok besar china juga memiliki tiga struktur penting yang memiliki fungsi berbeda-beda, seperti watch tower atau menara pengawas, benteng dan gerbang, serta parit dan fondasi.

Menara pengawas atau watch tower biasanya digunakan untuk melihat musuh dari kejauhan dan mengirim sinyal peringatan menggunakan asap atau api.

Benteng dan gerbang yang berdiri kokoh berfungsi sebagai tempat berlindung dan mengontrol keluar masuknya orang atau barang.

Sementara parit dan fondasi digunakan untuk memberikan stabilitas dan memperkuat tembok agar tidak mudah runtuh.

Saat ini The Great Wall of China menjadi salah satu destinasi wisata di China yang cukup sering dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal hingga turis internasional.

Beberapa bagian tembok yang terkenal dan mudah dikunjungi turis adalah bagian Badaling dan Mutianyu yang letaknya dekat dengan Beijing.

Namun, banyak bagian lain yang rusak atau hilang karena erosi, bencana alam, dan aktivitas manusia.

Meskipun begitu, The Great Wall of China tetap menjadi bangunan bersejarah yang luar biasa dan diakui oleh UNESCO sebagai World Heritage Site sejak tahun 1987.

 

Baca Juga: PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

 

Secara budaya, tembok ini menjadi lambang kebanggaan bangsa dan simbol kemampuan manusia membangun sesuatu yang monumental.

Salah satu fakta menarik dari bangunan tembok bersejarah ini adalah The Great Wall seringkali muncul di film, buku, dan dokumenter. Sehingga menjadi simbol global yang mudah dikenali.

Lebih dari sekedar tembok, The Great Wall of China memiliki berbagai peran sebagai saksi sejarah, simbol ketahanan, dan bukti kebesaran peradaban Tiongkok yang sekarang menjadi simbol global.

Dari seluruh bagian baik yang hancur maupun yang masih utuh, semuanya bercerita tentang perjuangan, kerja keras, dan strategi pertahanan bangsa China yang sangat luar biasa selama ribuan tahun.

FANEZA/FADYA

Editor : Imron Arlado
#china #fungsi #the great wall of china #the great wall #tiga struktur penting #sejarah #World Heritage Site #tembok besar china #bangunan sejarah #bangunan bersejarah