JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pemerintah kembali memberikan bantuan sosial (bansos) tahap ketiga pada bulan September 2025.
Sampai pertengahan bulan ini, sekitar 75 persen dari total bansos telah disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh wilayah Indonesia.
Beragam program bantuan yang dicairkan bulan ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Program Indonesia Pintar (PIP).
Bagi masyarakat, adalah hal yang krusial untuk memahami jenis bantuan yang tersedia di bulan September ini beserta cara untuk memeriksanya. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.
Apa Saja Bantuan yang Cair di September 2025?
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bentuk dukungan finansial reguler dari pemerintah yang diberikan setiap tiga bulan.
Para penerima program ini berasal dari golongan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan dengan beberapa kriteria, termasuk ibu hamil, anak-anak, siswa di tingkat SD hingga SMA, orang lanjut usia, serta penyandang disabilitas berat.
Total bantuan yang diberikan bervariasi tergantung pada kategori penerima. Contohnya, seorang ibu hamil dapat memperoleh bantuan hingga Rp750 ribu pada setiap tahap.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT biasanya disalurkan setiap bulan dalam bentuk uang elektronik. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warung atau toko bahan makanan yang telah menjalin kerja sama.
Dengan sistem ini, penerima memiliki kebebasan untuk memilih kebutuhan pangan yang paling penting bagi keluarga mereka.
3. Bantuan Pangan Beras (Banpang Beras)
Selain bantuan dalam bentuk uang, pemerintah juga memberikan bantuan berupa beras.
Setiap keluarga yang terdaftar sebagai penerima manfaat berhak mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan. Bantuan ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan pangan dan mengurangi beban biaya rumah tangga.
4. Bantuan Anak Yatim Piatu (Atensi YAPI)
Anak-anak yang telah kehilangan orang tua atau berasal dari keluarga kurang mampu juga mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Mereka akan menerima bantuan non tunai, yang umumnya berupa dukungan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti makanan bergizi dan peralatan sekolah.
5. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP ditujukan untuk siswa SD, SMP, dan SMA dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Bantuan ini dicairkan sebanyak tiga kali dalam setahun. Untuk periode kedua, pencairan berlangsung antara bulan Mei hingga September 2025. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli peralatan sekolah atau kebutuhan belajar lainnya.
6. KIP Kuliah
Pemerintah juga memberikan KIP Kuliah untuk mahasiswa. Bantuan ini berfungsi untuk membantu membayar biaya kuliah serta memberikan tunjangan untuk biaya kehidupan.
Pencairan dana dilakukan melalui institusi pendidikan masing-masing, biasanya setiap semester.
Bagaimanakah Cara Memeriksa Penerima Bantuan Sosial?
Banyak individu masih merasa kebingungan mengenai apakah mereka termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial atau tidak. Pemerintah telah menyediakan metode yang mudah untuk melakukan pengecekan tersebut:
Pengecekan di Situs Kemensos
- Kunjungi halaman cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data sesuai dengan KTP, termasuk provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap. Masukkan kode captcha, kemudian klik tombol cari data. Jika terdaftar, akan ditampilkan jenis bantuan yang diterima serta tahap pencairannya.
Pengecekan untuk PIP
- Untuk siswa yang merupakan penerima PIP, pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi PIP dengan memasukkan NISN dan NIK.
Pengecekan untuk KIP Kuliah
- Mahasiswa yang merupakan penerima KIP Kuliah dapat memantau proses pencairan melalui akun resmi KIP Kuliah yang terdapat di portal kemendikbud. Informasi mengenai pencairan biaya kuliah serta bantuan biaya hidup akan tersedia di platform tersebut.
Meskipun penyaluran bantuan telah mencapai 75 persen, masih ada sejumlah penerima yang belum memperoleh bantuan sosial karena permasalahan teknis, seperti kendala data atau distribusi di lokasi tertentu.
Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat proses agar semua bantuan dapat disalurkan tepat waktu.
Bantuan sosial ini diharapkan dapat memberikan dukungan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah perubahan harga bahan pokok yang tidak stabil.
Selain itu, bantuan di bidang pendidikan dan kesehatan sangat penting sebagai investasi untuk masa depan generasi muda.
Leny Ramandhan Oktaviany/Devi
Editor : Imron Arlado