Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gandeng Bank Penyalur, Pemprov Jatim Pastikan Bansos Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Imron Arlado • Selasa, 16 September 2025 | 19:54 WIB

Pemprov Jatim Gandeng Perbankan
Pemprov Jatim Gandeng Perbankan

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan empat bank penyalur BRI, BNI, Mandiri, dan BSI, untuk menjamin penyaluran bantuan sosial tahun 2025 berlangsung tepat waktu dan tepat sasaran.

Kemitraan ini dipandang sebagai langkah strategis guna memastikan proses pencairan dana berjalan efisien, transparan, dan dapat dipantau secara daring. 

Dengan dukungan perbankan, warga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bisa mengakses hak mereka lebih mudah, baik melalui layanan tatap muka di kantor cabang maupun lewat kanal digital yang tersedia, sehingga distribusi bantuan di seluruh kabupaten dan kota tetap merata dan akuntabel.

 

Baca Juga: Wali Kota Berpeluang Dipanggil Jadi Saksi, JPU Enggan Beber Sosok yang Didatangkan, Besok Sidang Lanjutan Skandal Korupsi Kapal TBM

 

Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui sistem non-tunai demi keamanan sekaligus kemudahan pemantauan secara real time.

Penerima manfaat cukup menunjukkan identitas diri beserta Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank penyalur atau memanfaatkan berbagai layanan digital yang telah disiapkan. 

Pemerintah Provinsi menekankan, skema ini dirancang untuk menekan peluang penyalahgunaan dana dan memastikan proses distribusi berjalan cepat serta merata ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.

 

Baca Juga: Efektivitas Program Bantuan Sosial dalam Menjangkau Masyarakat yang Membutuhkan

 

Selain bekerja sama dengan pihak perbankan, pemerintah daerah turut memperkuat proses pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Seluruh pemerintah kabupaten dan kota diminta secara rutin meninjau dan memverifikasi data agar bantuan benar-benar tersalurkan kepada keluarga yang layak menerima. 

Tahap verifikasi lapangan, dengan melibatkan perangkat desa dan kelurahan, menjadi langkah krusial untuk memastikan setiap calon penerima benar-benar sesuai kriteria dan tidak ada warga rentan yang terlewat.

 

Baca Juga: Harpelnas 2025, Adira Finance Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan lewat “Terima Kasih Sahabat”

 

Gubernur Jawa Timur menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan lembaga perbankan untuk memastikan program bantuan sosial berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. 

Ia menyatakan, sinergi ini menjadi kunci agar penyaluran bansos 2025 tidak hanya menjaga daya beli warga, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi di seluruh penjuru daerah, mulai dari pusat kota hingga wilayah pedesaan yang paling terpencil. Bintang Purnama/Wulandari

Editor : Imron Arlado
#bri #BSI #mandiri #bni #kks