JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Artis cantik Wulan Guritno menunjukkan sikap tegas dan terencana dalam menghadapi babak baru hidupnya. Di usia 44 tahun, Wulan secara terbuka menyatakan keinginan untuk menikah lagi, bahkan dirinya telah membekukan sel telurnya.
”Gua pengin menikah lagi. Ya sedapetnya,” ujarnya dalam sebuah wawancara yang diunggah di YouTube Maia Al El Dul TV.
Ia mengambil langkah ini sebagai bentuk antisipasi, agar tetap ada kesempatan memiliki anak secara biologis tanpa harus terburu-buru mencari pasangan.
Wulan menjelaskan bahwa membekukan sel telur bukan hanya langkah medis, tetapi juga investasi untuk masa depan.
“Ya kan jaga-jaga (lakukan pembekuan sel telur) kalau terjadi, terjadilah. Aku selalu bayangin kehidupan ke depan,” katanya.
Wanita bernama lengkap Sri Wulandari Lorraine Guritno mengungkapkan bahwa dirinya bisa saja menikah dalam waktu dekat jika sudah menemukan seseorang yang tepat.
“Kalau memang sudah klop, sudah selaras, sefrekuensi, setara, sreg, ya ayo,” tutur wanita berusia 44 tahun itu.
Melalui langkah ini, Wulan mempersiapkan diri secara matang menghadapi berbagai kemungkinan, serta membuka opsi untuk menjadi ibu di waktu yang tepat tanpa harus menyesuaikan dengan tekanan usia.
Saat ini, fenomena pembekuan sel telur semakin diperhatikan, terutama di kalangan perempuan profesional dan selebriti Indonesia yang ingin fokus pada karier sekaligus menjaga harapan memiliki keluarga.
Pembekuan sel telur memberi kebebasan bagi mereka untuk menentukan kapan yang terbaik membangun keluarga, menunggu pasangan yang tepat, atau mempersiapkan mental dan emosional terlebih dahulu.
Sebelum Wulan, Luna Maya juga pernah berbagi pengalaman serupa. Luna menegaskan bahwa langkah ini memberinya kebebasan menentukan jalan hidup tanpa tekanan waktu, sekaligus sebagai bentuk kebebasan memilih masa depan reproduksi.
Keputusan para artis ini tidak hanya memengaruhi kehidupan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak wanita.
Mengelola kesehatan reproduksi merupakan hak dan kemampuan wanita untuk mengendalikan langkah hidup mereka sendiri, termasuk kapan dan bagaimana memilih untuk membangun keluarga.
Selain fokus pada pembekuan sel telur, Wulan juga jujur menyampaikan bahwa ia sedang membuka peluang untuk berpasangan lagi.
Wulan Guritno menambahkan, dirinya tidak mempunyai kriteria khusus soal pria yang menjadi pasangan idamannya.
“Semua harus dimulai dari hati, nggak hanya lihat punya rasa, kaya, ganteng, itu nilai plus saja,” ujarnya secara bijak.
Ia juga menyadari bahwa memulai hubungan baru harus dimulai dengan memperbaiki diri sendiri, agar bisa menemukan pasangan yang cocok dan saling mendukung. Ia tidak ingin mengulang kegagalan yang pernah terjadi dalam hubungan asmaranya.
“Kita benahi diri dulu, baru nanti kita dapat yang pas,” pungkas Wulan.
RIZMA/Wulan
Editor : Imron Arlado