JAWA POS RADAR MOJOKERTO – SEVENTEEN dikenal sebagai boygroup Korea yang tidak hanya piawai menampilkan koreografi energik, tetapi juga menghadirkan lagu-lagu penuh makna.
Salah satu lagu mereka yang begitu membekas di hati penggemar adalah "Kidult", sebuah track ballad dari mini album Heng:garae yang dirilis pada 20 Juni 2020.
Berbeda dari lagu SEVENTEEN yang penuh semangat, "Kidult" menawarkan sisi emosional dan rapuh. Lagu ini seolah menjadi cermin bagi banyak orang yang sedang berjuang dengan kehidupan dewasa, namun masih menyimpan kerentanan seperti anak kecil.
Judul lagu ini adalah dari kata kid yang artinya anak kecil dan adult yang artinya dewasa.
Maknanya merujuk pada kondisi seseorang yang sudah dewasa secara usia, namun tetap memiliki sisi rapuh, polos, atau bahkan keinginan untuk dimengerti layaknya seorang anak.
Konsep ini sangar dengan realitas kehidupan modern, dimana banyak orang dewasa merasa terbebani oleh tanggung jawab, tetapi tetap membutuhkan ruang untuk menangis, lemah, dan mencari pelukan hangat.
Lirik "Kidult" menggambarkan betapa sulitnya menjadi dewasa. Dunia sering menuntut kita untuk terlihat kuat, tangguh, dan mandiri, padahal di dalam hati kita mungkin masih sering merasa rapuh.
Beberapa pesan emosional yang terkandung dalam lagu ini antara lain:
- Dewasa Bukan Berarti Selalu Kuat
Lagu ini mengingatkan bahwa meski usia bertambah, bukan berarti kita harus menekan emosi atau berpura-pura kuat setiap saat. - Kerentanan Adalah Bagian dari Kemanusiaan
“Kidult” seakan memberikan izin untuk menerima sisi rapuh dalam diri. Tidak masalah menangis, meminta bantuan, atau merasa tidak baik-baik saja. - Setiap Orang Butuh Dimengerti
Lagu ini juga menyampaikan pesan bahwa semua orang, baik anak kecil maupun orang dewasa, tetap butuh pengertian, dukungan, dan cinta dari orang lain.
Beberapa baris terjemahan dari lirik "Kidult" yang membuat lagu ini begitu menyentuh hati antara lain:
"Meskipun aku sudah dewasa, aku masih merasa seperti anak kecil."
"Kadang aku ingin menangis tanpa alasan, seperti anak-anak yang tersandung lalu menangis kencang."
"Jika aku terlihat lemah, maukah kamu memelukku tanpa berkata apa-apa?"
"Aku adalah orang dewasa yang masih seperti anak kecil."
Kutipan ini memperlihatkan dengan jelas pesan lagu bahwa rapuh bukanlah kelemahan, melainkan bagian alami dari manusia.
Banyak penggemar (CARAT) merasa "Kidult" adalah lagu penyembuh. Musik yang lembut dipadukan dengan lirik penuh perasaan membuat siapa pun bisa merasa terhubung.
- Bagi remaja, lagu ini menggambarkan ketakutan akan proses tumbuh dewasa.
- Bagi orang dewasa muda, ini adalah refleksi dari tekanan pekerjaan, keluarga, atau kehidupan sosial.
- Bagi orang tua, lagu ini menjadi pengingat bahwa meski terlihat kuat, anak-anak mereka (bahkan diri mereka sendiri) tetap bisa merasa rapuh.
Dengan kata lain, "Kidult" adalah lagu universal yang bisa menyentuh siapa pun, di berbagai tahap kehidupan.
Secara musikal, "Kidult" adalah ballad dengan melodi yang lembut. Instrumen piano dan gitar akustik menciptakan suasana yang hangat sekaligus melankolis.
Vokal para member SEVENTEEN terdengar penuh emosi, seolah-olah mereka sendiri sedang bercerita tentang pengalaman pribadi.
Harmonisasi khas SEVENTEEN semakin memperkuat pesan lagunya. Ada bagian-bagian yang membuat pendengar ingin menangis, namun sekaligus merasa dipeluk oleh suara musiknya.
Banyak penggemar menyebut "Kidult" sebagai lagu penyembuh jiwa. Dengannya, orang-orang merasa tidak sendirian dalam menghadapi luka batin atau tekanan hidup. Lagu ini memberikan penghiburan sederhana: bahwa rapuh adalah bagian alami dari manusia.
Baca Juga: Rahasia Awet Muda Ala K-Beauty, Trik Perawatan Wajah yang Bisa Dicoba di Rumah
SEVENTEEN berhasil menunjukkan bahwa mereka bukan hanya idol dengan tarian kuat di panggung, tetapi juga seniman yang mampu menyentuh hati lewat musik.
"Kidult" dari SEVENTEEN bukan sekadar lagu ballad, melainkan pesan emosional yang begitu dalam. Lagu ini mengingatkan bahwa menjadi dewasa tidak berarti harus selalu tegar.
Kita semua, pada titik tertentu, adalah kidult dewasanya tubuh dengan hati yang kadang masih butuh dimengerti.
"Kidult" dari SEVENTEEN seolah hadir sebagai pelukan hangat bagi jiwa yang lelah. Lagu ini memberi ruang bagi setiap orang untuk menangis, beristirahat, dan menerima bahwa rapuh itu wajar.
Karena pada akhirnya, menjadi manusia bukan tentang selalu kuat, tetapi tentang berani menerima kelemahan diri dengan penuh kasih.
NIYA/Wulan
Editor : Imron Arlado