Jawa Pos Radar Mojokerto – Dunia hiburan Indonesia berduka atas meninggalnya Nandi Juliawan, aktor yang dikenal luas melalui perannya sebagai Encuy dalam sinetron terkenal "Preman Pensiun".
Nandi ditemukan meninggal dunia pada Sabtu malam, 6 September 2025, di kediamannya yang terletak di kawasan Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat.
Kejadian ini diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan kain sarung di samping tangga rumahnya.
Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh sang istri ketika pulang usai berjualan. Polisi dari Polsek Karangpawitan dan unit Inavis Polres Garut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Laporan dari Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, menyatakan bahwa tanda-tanda bunuh diri terlihat jelas. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan jenazah langsung dimakamkan pada malam harinya.
Kabar meninggalnya Nandi ini mengagetkan dan menyedihkan banyak pihak, khususnya para rekan sesama pemain "Preman Pensiun".
Abeng Marco yang berperan sebagai Cecep dalam sinetron tersebut mengenang Nandi sebagai sosok yang ceria dan hangat, sering menghidupkan suasana dengan bernyanyi, bermain gitar, dan meracik kopi karena Nandi juga seorang barista.
Abeng menyebut Nandi adalah pribadi yang pendiam, jarang menghadapi masalah, dan cenderung banyak berpikir.
Nandi Juliawan lahir dan besar di Mandalagiri, Ciwalen, Garut, Jawa Barat. Sebelum terjun ke dunia akting, Nandi telah menjalani beragam pekerjaan.
Mulai dari barista, staf pemasaran di sebuah kafe, hingga berbisnis makanan seperti jualan cireng kekinian yang sukses dengan penjualan mencapai 1.000 buah per minggu. Ia juga pernah bekerja sebagai koki di sebuah kafe di Garut sejak tahun 2014.
Karier akting Nandi dimulai tanpa pengalaman sebelumnya. Awalnya hanya berniat menjadi figuran dalam "Preman Pensiun".
Namun, bakat dan kerja kerasnya membawanya mendapat peran Encuy, seorang calo angkutan kota dengan topi pet yang ikonik, yang muncul mulai musim ke-4 hingga ke-8 sinetron tersebut.
Meski sempat kesulitan menghafal dialog, Nandi berhasil menghidupkan karakter yang menjadi favorit penonton.
Nandi Juliawan berperan sebagai Lukman, seorang mandor bangunan, dalam sinetron "Suparman Reborn".
Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras dan penuh semangat yang memiliki jiwa bisnis yang kuat di luar dunia akting.
Kematian Nandi Juliawan menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kesehatan mental dan perlunya dukungan bagi mereka yang mengalami kesulitan psikologis.
Bunuh diri sering kali merupakan tanda bahwa seseorang merasa tertekan dan tidak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
Bagi siapa saja yang mengalami perasaan serupa, layanan konseling dan bantuan profesional sangat disarankan.
Duka cita yang dalam turut disampaikan kepada keluarga Nandi Juliawan dan seluruh sahabat serta penggemarnya.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini.
Devi/Linda
Editor : Imron Arlado