Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Peran Musik Sebagai Mesin Waktu, Lagu Lama Membawa Nostalgia

Imron Arlado • Senin, 8 September 2025 | 00:03 WIB
Musik tidak hanya menjadi pelengkap dan pencair suasana saja, tetapi juga sebagai pengingat ingatan lama. Sumber foto: Google
Musik tidak hanya menjadi pelengkap dan pencair suasana saja, tetapi juga sebagai pengingat ingatan lama. Sumber foto: Google

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Sejak dahulu, musik telah memiliki banyak peran yang krusial. Musik tidak hanya menjadi pelengkap dan pencair suasana saja, tetapi juga sebagai pengingat ingatan lama.

Seseorang kerap kali secara tiba-tiba tersenyum, merasa sedih, marah, dan kecewa saat mendengarkan lagu. Hal tersebut diakibatkan oleh pengaruh musik terhadap ingatan yang cukup kuat.

Satu nada atau bait kecil lagu sudah mampu membuat seseorang berhasil terlempar ke ingatan lama momen-momen tertentu yang berkesan.

Faktor utama adanya keterkaitan kuat antara musik dengan ingatan seseorang adalah musik seringkali hadir bersamaan dengan peristiwa penting dalam hidup.

Lagu atau musik yang mengiringi suatu kejadian emosional yang pertama kali terjadi dalam hidup seperti kencan pertama, hari kelulusan, pernikahan, hingga perpisahan juga akan meninggalkan memori dalam benak masing-masing orang.

Otak setiap orang memiliki kemampuan untuk menyimpan setiap detail kejadian bersama dengan seluruh konteksnya seperti suara, bau, tempat, hingga perasaan.

Jadi, ketika lagu yang sama diputar kembali dan terdengar lagi, otak tidak hanya mengenali melodinya saja. Tetapi juga seakan memanggil kembali keseluruhan ingatan dan suasana yang dulu telah terjadi.

Faktor-faktor yang membuat lagu dengan mudah melekat di benak banyak orang adalah karena familiaritasnya, reminiscence bump, ciri khas era, dan konteks yang berulang.

 

Baca Juga: Jalan Pagi Jadi Cara Mudah Menjaga Kesehatan dan Mood Seseorang, Begini Alasannya

 

Sementara itu, memori lama yang teringat kembali saat seseorang mendengarkan lagu umumnya disebut dengan nostalgia.

Nostalgia sendiri merupakan perasaan campuran antara rindu, bahagia, dan sedih atas kejadian lampau yang sempat terjadi.

Meski terasa sendu dan haru, nostalgia juga memiliki manfaat yang cukup besar untuk beberapa orang.

Contohnya seperti beberapa orang yang dengan sengaja memutar lagu untuk mengenang memori lama biasanya akan merasa lebih lega dan tenang setelah mendengarkan lagu.

Lalu, di ranah kesehatan mental, lagu juga digunakan dalam proses pemulihan pasien lansia atau penderita demensia.

Hal tersebut dikarenakan lagu seakan memiliki keajaiban untuk dengan mudah membuka kenangan yang sulit diakses.

Namun, perlu diingat dan diperhatikan, seseorang yang terlalu lama dan sering memutar lagu untuk bernostalgia dan terjebak dalam kenangan masa lalunya tanpa berinteraksi dengan lingkungan masa kini.

Secara perlahan namun pasti, nostalgia justru akan memperpanjang perasaan sedih dan menghambat proses move on, sehingga seseorang akan terjebak dalam keterpurukan yang lebih dalam.

Beberapa contoh penggunaan musik atau lagu sebagai pemicu nostalgia dapat kita temui di kehidupan sehari-hari.

Contohnya lagu yang diputar pada pesta kelulusan yang mampu membuat orang teringat akan momen-momen pertemanan, ucapan, foto bersama, dan segala perasaan di masa itu.

Lagu tentang cinta pertama yang seringkali menarik seseorang untuk kembali mengingat kenangan lama, tempat bertemu, hingga kata-kata yang diucapkan.

 

Baca Juga: Dunia Ekonomi dan Politik Berduka, Arif Budimanta Mantan Staf Khusus Jokowi Wafat di Usia 57 Tahun

 

Selanjutnya adalah lagu yang sering diputar di rumah saat masa kecil yang jika diputar lagi akan menimbulkan rasa hangat dan aman.

Segala hal tersebut menunjukkan secara nyata bahwa lagu tidak hanya digunakan sebagai pelengkap suasana, tetapi juga sebagai semacam label atau penanda yang menandai memori tertentu.

Dalam konteks ini, musik bertindak seperti mesin waktu yang dapat dengan mudah membawa pendengarnya kembali ke ingatan masa-masa tertentu yang sudah berlalu.

Memahami sisi lain kegunaan musik yang satu ini akan membantu seseorang untuk memperbaiki suasana hati, mengikat kenangan dengan orang lain, atau sekedar membuat playlist atau susunan lagu yang sengaja membawa kehangatan tanpa terjebak di masa lalu. FANEZA/FADYA

 

Editor : Imron Arlado
#lagu sebagai pemicu nostalgia #memori lama #faktor utama #nostalgia #lagu #musik #pengingat ingatan lama