Kepolisian kini tengah menelusuri asal muasal hingga mengidentifikasi identitas korban.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Fauzy Pratama mengungkapkan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara ditemukan beberapa potongan daging manusia berukuran relatif kecil. Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi petugas untuk mengidentifikasi identitas korban.
"Potongan - potongan ini sulit kami identifikasi karena kami tidak menemukan tulang. Kecuali potongan kaki kiri itu, karena yang lain hanya potongan daging," ungkapnya, di lokasi.
Tak hanya itu, petugas turut mengerahkan unit K-9 Polda Jatim untuk menuntaskan olah TKP di jurang lereng Gunung Welirang tersebut.
"Kami koordinasi dengan Polda Jatim untuk mendatangkan K-9. Karena sebaran area potongan tubuh ini cukup luas, sekitar 50-100 meter. Selain itu juga kontur tebingnya curam," jelasnya.
Hingga olah TKP rampung, belum diketahui pasti jenis kelamin hingga umur korban. Oleh karena itu, potongan organ tubuh manusia tersebut dievakuasi petugas ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan identifikasi forensik lebih lanjut.
"Proses kematian seperti apa hingga keberadaan potongan organ manusia ini sampai di sini, itu masih kami diselidiki," terang Fauzy.
Pihaknya mengimbau, agar masyarakat langsung melapor ke polisi jika sanak saudara beberapa hari terakhir hilang atau bahkan menemukan potongan organ tubuh lain seperti yang ditemukan di lokasi.
"Kami mohon doanya agar ini bisa segera terungkap," tandas mantan Kasat Reskrim Polres Kediri, ini. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah