PACET - Kepolisian melakukan ekshumasi di pemakaman umum Dusun Sumberpiji, Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet, Selasa (2/9) sore.
Langkah ini diambil lantaran petugas tengah menelusuri keberadaan makam misterius.
Petugas Polres Mojokerto bersama tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong mendatangi lokasi sekitar pukul 16.00. Mereka tampak membongkar sebuah makam seukuran bayi di sudut utara pemakaman.
"Sesuai permintaan Polres Mojokerto, kami lakukan ekshumasi dan otopsi terkait dugaan kasus aborsi," ujar dokter forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara di Porong Prof Dr dr Ahmad Yudianto, di lokasi.
Ia menjelaskan, tim forensik menemukan sejumlah tulang belulang. Kondisinya susah tidak utuh yang ukurannya kecil.
Selain itu, juga ditemukan kain kafan yang membungkus tulang belulang. "Ambil sisa tulang belulang. Tadi juga ada bercak darahnya," terangnya.
Meski begitu, belum diketahui pasti usia bakal bayi tersebut. Termasuk kapan janin tersebut dikubur. "Dari indikasi adanya tulang, diduga (umurnya) sudah berusia lebih dari 3 bulan," ungkap Yudianto.
Sampel tulang belulang yang diambil ini, lanjutnya, akan dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Jatim. Tak lain untuk menjalani serangkaian uji forensik.
"Hasil pastinya masih menunggu uji laboratorium dulu," tandasnya.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Sukron Makmun membenarkan adanya ekshumasi ini. Pihaknya tak menampik jika kepolisian tengah menelusuri kasus makam misterius dugaan aksi aborsi.
"Kami tindak lanjuti setelah ada warga yang melapor terkait adanya makam misterius di sini. Jadi, tanpa maesan tapi banyak bunganya," sebutnya, di kesempatan yang sama.
Petugas meninggalkan pemakaman umum dusun setelah merampungkan ekshumasi dan otopsi sekitar pukul 17.30. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah