Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dukungan dari CEO Grab untuk Keluarga Ojol yang Gugur saat Demo Ricuh

Imron Arlado • Rabu, 3 September 2025 | 23:38 WIB

Dukungan dari CEO Grab untuk Keluarga Ojol yang Gugur saat Demo Ricuh.
Dukungan dari CEO Grab untuk Keluarga Ojol yang Gugur saat Demo Ricuh.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO
– Suasana penuh haru dan duka menyelimuti kediaman keluarga Rusdamdiansyah, seorang pengendara ojek online (ojol) yang meninggal dunia setelah diserang oleh sekelompok orang saat terjadi demo ricuh di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Makassar pada malam hari, 29 Agustus 2025.

Pada hari Senin (1/9/2025) Anthony Tan, yang menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Co-Founder Grab, hadir secara langsung untuk melayat di rumah duka yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Kehadiran Anthony Tan menunjukkan rasa empati yang luar biasa, terlihat jelas saat ia tidak bisa menahan tangisnya saat memeluk ibu Dandi. Anthony menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Dandi yang telah menjadi mitra Grab selama tujuh tahun. 

 

 

Ia mengungkapkan bahwa Dandi bukan sekadar seorang mitra pengemudi, tetapi juga merupakan bagian dari keluarga besar Grab.

“Kami haturkan duka cita. Setiap mitra Grab adalah keluarga besar kami. Kehadiran kami di sini menunjukkan bahwa kita berkomitmen untuk mendukung, terutama keluarga yang berduka,” kata Anthony Tan.

Anthony menyatakan bahwa kedatangannya sebagai bentuk kesungguhan Grab dalam memberikan dukungan moral dan perhatian kepada keluarga yang terkena musibah.

Grab memberikan bantuan yang meliputi uang tunai, bantuan logistik untuk tahlilan selama tiga hari, serta menanggung biaya BPJS Kesehatan bagi anggota keluarga Dandi selama dua tahun ke depan, termasuk ayah, ibu, adik, ipar, dan bayi keponakannya.

“Kami dapat informasi keluarga Dandi belum memiliki BPJS dan ada BPJS-nya yang sudah tidak aktif. Jadi kami putuskan meng-cover BPJS untuk keluarga inti, ayah, ibu, adik dan keponakan yang masih bayi selama 2 tahun ke depan,” ucap Anthony Tan.

 

 

Peristiwa duka ini sangat menyentuh hati Grab sebagai sebuah perusahaan. CEO Anthony Tan mengungkapkan bahwa tidak ada bantuan yang bisa menggantikan keberadaan sosok Dandi.

Akan tetapi, Grab bertekad untuk terus mendukung keluarga, meningkatkan keamanan dan perlindungan bagi seluruh mitra melalui peluncuran layanan darurat yang disebut Gercep (Grab Respon Cepat) yang ditujukan untuk pengemudi agar mereka bisa menerima tanggapan cepat saat menghadapi situasi berbahaya.

Anthony juga mengingatkan kepada seluruh mitra Grab untuk selalu waspada saat menjalankan tugas di tengah situasi yang masih berubah-ubah.

Dia mengajak semua pihak untuk mendoakan pengemudi ojol lainnya yang masih dirawat akibat demo agar segera sembuh.

Siti Eka Wulandari/Linda

 

Editor : Imron Arlado
#Gercep #ojol #demo ricuh #grab #Anthony Tan