Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gedung Grahadi Surabaya Terbakar dan Dijarah Massa, Warisan Budaya Terancam

Imron Arlado • Senin, 1 September 2025 | 02:22 WIB
Gedung Grahadi Surabaya Terbakar dan Dijarah Massa, Warisan Budaya Terancam
Gedung Grahadi Surabaya Terbakar dan Dijarah Massa, Warisan Budaya Terancam

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gedung Negara Grahadi, yang berfungsi sebagai rumah dinas Gubernur Jawa Timur dan juga sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi di Surabaya, mengalami kebakaran besar pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025, yang mengakibatkan kerusakan serius di bagian barat gedung.

Api menghanguskan berbagai ruangan, termasuk ruang kerja Wakil Gubernur Emil Dardak, biro umum, ruang protokol, dan ruang wartawan.

Kebakaran berlangsung pada malam saat ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Grahadi. 

 

Baca Juga: Berikut Deretan Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Dipanggil Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

 

Kobaran api mulai semakin besar sekitar pukul 21. 30 WIB dan segera melahap bagian bangunan, sehingga atap dan isi gedung terbakar habis. 

Dikabarkan massa juga terlibat dalam aksi penjarahan dengan mengambil berbagai barang kantor seperti komputer, kursi, printer, dan bahkan alat pemadam kebakaran. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sempat bertemu dengan massa pada malam itu untuk meminta agar aksi berjalan dengan kondusif dan tidak anarkis, tetapi kerusuhan tetap terjadi dan berakhir dengan kebakaran gedung. 

Sekitar 30 menit setelah bertemu Khofifah dan Rudy Saladin, massa justru membakar spanduk dan kayu di lima titik di sepanjang Jalan Gubernur Suryo. Mereka juga menyalakan kembang api dan flare dan mengarahkannya ke arah gedung Grahadi.

 

Baca Juga: Setelah Resmi Mendatangkan Thom Haye, Apa Benar Eliano Reijnders akan Bergabung ke Persib dengan Status Pemain Pinjaman?

 

Massa berhasil menjebol gerbang bagian barat Grahadi, dan kemudian tak lama api menyala dan membakar Gedung Grahadi bagian sisi barat. 

Polisi dan tim pemadam kebakaran berusaha untuk mengatasi keadaan, namun keadaan bahan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu yang sudah tua membuat upaya pemadaman api menjadi lebih sulit.

Beberapa orang yang melihat dan masyarakat yang ada di tempat kejadian pagi itu telah merekam dan mendokumentasikan sisa-sisa kerusakan yang ditimbulkan oleh kebakaran. 

 

Baca Juga: Affan Kurniawan Dimakamkan, Presiden Janji Usut Tuntas Tragedi Rantis Brimob

 

Kerugian belum dapat dipastikan dengan resmi, tetapi diperkirakan sangat besar karena Gedung Grahadi tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemerintahan, tetapi juga merupakan bangunan bersejarah yang menyimpan nilai budaya yang sangat berarti bagi Jawa Timur dan Surabaya.

Pihak yang berwenang masih menyelidiki alasan terjadinya kebakaran, dengan dugaan awal terkait kerumunan orang. 

Aparat keamanan juga meminta masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan. 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana untuk melakukan restorasi dan perbaikan Gedung Grahadi dengan melibatkan ahli sejarah dan arsitektur agar nilai sejarah tetap terpelihara meskipun fisik bangunan mengalami kerusakan. 

Siti Eka Wulandari

Editor : Imron Arlado
#warisan budaya #gedung grahadi #cagar budaya #Gedung Grahadi dibakar