Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis, Ferry Irwandi Serang Sahroni Soal Pernyataan Kontroversial

Imron Arlado • Minggu, 31 Agustus 2025 | 23:35 WIB

Ferry Irwandi melontarkan kritik keras kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, lewat unggahan di Instagram pribadinya
Ferry Irwandi melontarkan kritik keras kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, lewat unggahan di Instagram pribadinya

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Aktivis sosial Ferry Irwandi melontarkan kritik keras kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, pasca tragedi tewasnya pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan. 

Korban meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat terjadi kericuhan demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Pria yang dikenal vokal menyuarakan isu-isu sosial dan politik itu menuding pernyataan Ahmad Sahroni menjadi pemicu serangkaian demo besar yang akhirnya memakan korban jiwa.

"Ingat @ahmadsahroni88 mulut sampah Anda punya andil yang besar dari semua rangkaian buruk dan duka ini," tulis Ferry Irwandi dalam keterangan unggahannya.

Ia menegaskan, pernyataan-pernyataan Sahroni selama ini dianggap berkontribusi menciptakan ketegangan politik, terutama saat aksi massa di sekitar Gedung DPR. 

Karena itu, Ferry menuntut adanya tanggung jawab moral dan politik dari legislator NasDem tersebut.

 

Baca Juga: Ferry Irwandi tantang Dukun Santet, Janjikan Hadiah Mobil Alphard

 

Sebagaimana diketahui, demo buruh dan mahasiswa di depan DPR RI pada Kamis sore berubah ricuh hingga bentrok dengan aparat. Tindakan Ferry membuktikan bahwa ia tak gentar menyuarakan ketidakadilan, meski harus menghadapi tokoh politik yang kuat.

Nama Ferry Irwandi belakangan kerap mencuri perhatian publik. Bukan hanya karena keberaniannya mengkritik tokoh politik, tetapi juga karena latar belakang kehidupannya yang inspiratif.

Lahir di Jambi pada tahun 1980, Ferry Irwandi tumbuh dalam keluarga dengan akses pendidikan yang baik, ayahnya seorang dosen, sementara ibunya juga bekerja di sektor formal.

Dukungan dari keluarga memberinya akses untuk menempuh pendidikan yang berkualitas.

Semasa sekolah, ia sudah menaruh minat pada dunia seni, khususnya teater dan film. Ketertarikan itu terus berlanjut ketika ia melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). 

 

Baca Juga: Uang Terasa Tipis Padahal Sudah Hemat? Berikut 5 Kebiasaan Ringan yang Merusak Dompet

 

Di kampus, Ferry aktif dalam klub teater dan kelompok film SCENE, yang memperkuat minatnya pada seni peran sekaligus membentuk gaya komunikasinya yang reflektif dan lugas. Ferry mulai aktif mengunggah konten di YouTube sejak 2010.

Tema yang ia angkat bervariasi, mulai dari politik, pendidikan, filsafat stoikisme, hingga isu-isu sosial. Ia juga kerap membongkar praktik curang di dunia digital, seperti promosi judi online terselubung dan giveaway palsu. 

Pada 2023, Ferry terlibat dalam Malaka Project, sebuah inisiatif bersama tokoh publik lain seperti Jerome Polin dan Coki Pardede. Proyek ini berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari visi “Indonesia Emas 2045.” 

Dengan latar belakang pendidikan akuntansi, pengalaman di dunia birokrasi, serta kiprahnya sebagai konten kreator, Ferry telah menjelma menjadi suara alternatif bagi masyarakat yang menginginkan narasi jujur dan berimbang.

 

Baca Juga: Heboh Macan Tutul Masuk ke Bangunan Bekas Balai Desa, Rencana Akan dilepasliarkan di Gunung Ciremai

 

Tri Yulia Setyoningrum/Linda

Editor : Imron Arlado
#Tragedi Jakarta #ojol #demo buruh #ahmad sahroni #ferry irwandi