Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pinkan Mambo Jual Tumis Kangkung Seharga Rp150 Ribu, Menu Sederhana dengan Harga Tak Biasa

Imron Arlado • Minggu, 24 Agustus 2025 | 23:58 WIB
Penyanyi Pinkan Mambo kembali menarik perhatian publik setelah menawarkan hidangan rumahan, yaitu kangkung balacan dengan harga yang relatif tinggi (ig: japmei, Meimei Mecin, Pinkan Mambo Collection)
Penyanyi Pinkan Mambo kembali menarik perhatian publik setelah menawarkan hidangan rumahan, yaitu kangkung balacan dengan harga yang relatif tinggi (ig: japmei, Meimei Mecin, Pinkan Mambo Collection)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Penyanyi Pinkan Mambo kembali menarik perhatian publik setelah menawarkan hidangan rumahan, yaitu kangkung balacan dengan harga yang relatif tinggi.

Hidangan ini dijual dengan harga Rp150.000 per porsi, dan hal tersebut memicu berbagai reaksi masyarakat.

Walaupun sebelumnya terkenal karena kariernya di dunia musik, kini Pinkan aktif dalam merintis bisnis kuliner dengan konsep yang cukup unik dan pribadi.

Sebelum menjual kangkung balacan, Pinkan terlebih dahulu menawarkan produk seperti donat dan pisang goreng madu.

Donat yang dijualnya disebut dengan ”Donat air mata”, yang ia jelaskan sebagai  lambang perjuangan hidup serta tekanan yang selama ini ia alami.

 

 

Sementara pisang goreng yang dipasarkannya memiliki nama ”Pisang item air mata Pinkan Mambo” dan dibanderol dengan harga Rp200.000 per kotak.

Kedua produk ini juga pernah menjadi topik hangat di kalangan pengguna media sosial karena harga yang dianggap tinggi untuk makanan rumahan.

Menu terbaru berupa kangkung balacan ini kembali memicu komentar setelah seorang konten kreator kuliner, Meimei Mecin, membagikan video di Tiktok.

Dalam video tersebut, Meimei menunjukkan rasa kaget atas harga yang dikenakan untuk seporsi tumis kangkung, tetapi rasa ingin tahu membuatnya tetap memilih untuk membelinya.

Dalam pengalamannya, Meimei menyatakan tumis kangkung buatan Pinkan memiliki rasa yang lezat, terutama dengan aroma terasi yang kuat dan khas.

Namun, ia merasa bahwa harga tersebut terlalu mahal untuk jenis menu sederhana yang umumnya bisa ditemukan di warung makan.

Hal tersebut menimbulkan diskusi di media sosial mengenai apakah harga tersebut sebanding dengan kualitas serta pengalaman yang ditawarkan.

Fenomena ini memperlihatkan strategi bisnis kuliner Pinkan yang sering menggabungkan elemen personal, kisah hidup, dan branding emosional dalam setiap produknya.

Ia tidak hanya menjual makanan, tetapi juga menyajikan narasi mengenai perjalanan hidupnya yang penuh tantangan.

Pendekatan ini bisa menarik minat beberapa konsumen, namun di sisi lain juga memicu kritik karena dianggap tidak sebanding dengan nilai produk secara objektif.

 

 

Pinkan Mambo tampaknya tetap berpegang teguh pada pendekatannya meskipun menimbulkan pro dan kontra, ia memilih untuk menjual produknya dengan harga premium sebagai bagian dari strategi diferensiasi pasar.

Bagi beberapa orang ini bisa menjadi bentuk ekspresi diri dalam berbisnis, sedangkan bagi yang lain hal ini mrnjadi sinyal perlunya keseimbangan antara kreativitas, harga, dan harapan konsumen. Dzafir Kirana Adelia/Devi

Editor : Imron Arlado
#menjual #pisang goreng #meimei mecin #harga tinggi #dengan #tumis kangkung #pinkan mambo #donat