JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Good Boy, film horror produksi Amerika Serikat ini resmi mengeluarkan trailer nya pada hari Selasa (19/8/25) kemarin. Lebih dari 400 ribu orang telah menonton trailer ini, melalui channel youtube IFC Films.
Film ini menjadi debut panjang sutradara Ben Leonberg dan akan dijadwalkan tayang pada 3 Oktober 2025 mendatang di bioskop Amerika Utara. Sedangkan di Inggris sendiri akan tayang seminggu kemudian, pada tanggal 10 Oktober.
Dilansir dari The Hollywood Reporter, pada Rabu (20/8/25), film ini sudah diputar perdana di SXSW Film Festival 2025 pada bulan Maret lalu.
Good Boy horror movie sendiri menyuguhkan kisah horror yang unik, bagaimana tidak? Kamu akan masuk ke dalam ketegangan lewat mata seekor anjing yang bernama Indy. Dunia seram yang biasanya diceritakan dan dilihat dari sudut pandang manusia justru digambarkan lewat indra, insting, serta keberanian seekor anjing.
Baca Juga: Viral Balita Sukabumi, Raya, Meninggal dengan Tubuh Dipenuhi Cacing, Begini Tanggapan Dedi Mulyadi
Berikut Sinopsis singkat mengenai film horror Good Boy
Setelah kehilangan anggota keluarganya, Todd yang diperankan oleh Shane Jensen, dan seekor anjingnya bernama Indy, pindah ke rumah lama sang kakek di pedesaan. Namun ternyata tempat itu menyimpan aktivitas paranormal yang mengancam nyawa mereka.
Indy yang sejak awal sudah menyadari akan suasana rumah tua itu berusaha melindungi Todd, sang pemiliknya dan wilayahnya dari kekuatan jahat.
Trailer film ini dibuka dengan cuplikan Indy sebagai anak anjing dengan pesan-pesan yang menyentuh hati, seperti “sahabat manusia”, “selalu di sisimu” dan “di saat-saat indah”.
Alur cerita kemudian berubah menjadi menakutkan, saat anjing itu mendengar suara suara mencurigakan di malam hari, diikuti dengan ketukan misterius yang semakin keras di dalam rumahnya.
Saat Indy mendekati sumber suara, terlihat sosok tidak dikenal menghantam dahinya ke pintu. Indy pun menggonggong keras untuk memperingatkan pemiliknya. Namun trailer berakhir mendadak sehingga meninggalkan ketegangan dan rasa penasaran bagi penonton.
Cuplikan selanjutnya memperlihatkan rangkaian adegan horror lainnya, termasuk kakek Todd yang tiba-tiba mengeluarkan geraman mengerikan. Beberapa adegan juga memperlihatkan Indy berlari di hutan yang gelap dan berjaga di malam hari dengan waspada. Dalam ketidakmampuan berkomunikasi, Indy menghadapi rasa takut sendirian sambil berusaha melindungi manusia yang dicintainya itu.
Yang membuat film ini istimewa adalah cara penyampaian ceritanya. Semuanya disampaikan dari perspektif Indy sendiri, tanpa suara manusia, dan tanpa CGI canggih. Jadi penonton pun bisa menebak-nebak serta membuat adegan selanjutnya yang akan terjadi.
Baca Juga: Dilaunching Gus Bupati, Angkutan Mojokerto - Trawas Resmi Mengaspal dengan Tarif Diskon 50 Persen
Fakta menarik, ternyata Indy adalah anjing peliharaan milik sang sutradara, Ben Leonberg. Berkat akting Indy sebagai tokoh utama, film ini menyabet “Howl of Fame Award” di SXSW 2025. Sebuah penghargaan khusus untuk performa hewan dalam festival film tersebut.
Selain horror, film ini juga menyuguhkan kisah yang menyayat hati karena kesetiaan hewan peliharaan kepada pemilik yang dicintainya.
NINA
Editor : Imron Arlado