Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Awan .Feast Tegur Polisi di RI Fest: “Moshing Bawa Bendera One Piece Nggak Perlu Dipukuli”

Imron Arlado • Senin, 18 Agustus 2025 | 21:12 WIB

Awan .Feat menegur aparat di RI Fest 2025
Awan .Feat menegur aparat di RI Fest 2025

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Suasana panggung RI Fest 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, mendadak berubah tegang pada malam pertama gelaran, Jumat (15/8/2025). 

Peristiwa itu terjadi ketika bassis band .Feast, Fadli Fikriawan atau akrab disapa Awan, melontarkan teguran keras kepada oknum aparat yang diduga bertindak represif terhadap penonton.

Teguran itu Awan sampaikan di atas panggung yang membuat konser mendadak diam seribu bahasa. Awan menumpahkan emosinya melihat ada penonton yang diduga dipukuli polisi karena membawa bendera One Piece

 

Baca Juga: Ramai-ramai Viral Bendera One Piece, di Kota Mojokerto Benderanya Nangkring di Warung Kopi

 

Awal mulanya, penampilan .Feast berjalan damai hingga akhirnya ada sejumlah penonton yang moshing terbawa musik sambil mengibarkan bendera One Piece. 

“Gila, kayaknya orang moshing biasa aja bawa bendera One Piece tuh nggak usah dipukulin kali, Pak. Lu dibayar juga pakai duit-duit mereka. Kalau maling, lu pukulin. Kalau moshing bawa bendera One Piece, jangan,” ujar Awan lantang, yang sontak disambut sorakan panjang ribuan penonton.

Awan lantas mengingatkan aparat agar tidak mudah terpancing dan lebih bijak menghadapi ekspresi anak muda. Menurutnya, moshing dan membawa bendera One Piece hanyalah bagian dari cara generasi muda mengekspresikan diri. 

 

Baca Juga: Menjelang Hari Kemerdekaan, Harga Bendera One Piece Melonjak!

 

“Ente masih muda, itu juga masih muda, ekspresif aja. Tenang aja, Pak,” katanya, mencoba meredakan suasana.

Menurut Awan, selama tidak ada tindak kriminal seperti pencurian, tidak seharusnya ada tindakan kekerasan terhadap hal-hal lain. Baginya, moshing dan membawa bendera One Piece hanyalah bentuk ekspresi khas anak muda yang tidak seharusnya dianggap pelanggaran.

Fenomena bendera One Piece sendiri dalam beberapa bulan terakhir memang menjadi sorotan publik. Bendera yang menampilkan simbol bajak laut itu kerap dikibarkan dalam aksi protes dan unjuk rasa sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah.

 

Baca Juga: Fenomena Berkibarnya Bendera One Piece Jelang HUT RI ke- 80

 

 Meski sebagian pihak menilai simbol tersebut tidak lebih dari ekspresi kreatif, aparat keamanan beberapa kali menganggapnya sebagai bentuk provokasi. Peristiwa teguran Awan di atas panggung pun kini ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet memuji keberanian Awan yang membela penonton, sekaligus mengkritik tindakan aparat yang dianggap berlebihan. 

Tidak sedikit pula yang menilai bahwa musik kembali menjadi wadah kritik sosial, sekaligus ruang untuk menyuarakan kebebasan berekspresi.

Tri Yulia Setyoningrum

Editor : Imron Arlado
#kebebasan ekspresi #one piece #RI Fest 2025 #feast #Awan Feast