JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gerhana Bulan merupakan fenomena alam yang terjadi ketika bulan memasuki bayangan bumi, yang menyebabkan terhalangnya cahaya matahari yang dipantulkan oleh Bulan.
Gerhana Bulan hanya terjadi saat Bulan Purnama, tepatnya ketika letak Bumi, Bulan, dan Matahari berada di satu garis lurus yang sama. Adapaun tiga macam jenis Gerhana Bulan, yaitu Gerhana Bulan Penumbra, Gerhana Bulan Sebagian, dan Gerhana Bulan Total.
Gerhana Bulan Penumbra
Gerhana Bulan Penumbra ini termasuk gerhana yang sangat sulit diamati dengan mata telanjang, karena gerhana ini terjadi ketika bulan hanya melewati bayangan luar bumi saja (penumbra).
Gerhana Bulan Sebagian
Gerhana Bulan Sebagian ini terjadi ketika hanya permukaan Bulan saja yang tertutup oleh bayangan inti bumi (umbra), fenomena ini juga bisa diamati dengan mata telanjang.
Gerhana Bulan Total
Gerhana Bulan Total akan sangat mudah diamati hanya dengan mata telanjang saja, gerhana ini terjadi ketika seluruh Bulan masuk dan tertutupi oleh bayangan inti Bumi (umbra) dan Bulan menjadi berubah warna seperti merah darah (Blood Moon).
Fenomena Gerhana Bulan ini diperkirakan akan terjadi pada sekitar tannggal 7-8 September 2025 mendatang, fenomena Gerhana Bulan ini dapat dilihat oleh sebagian besar negara Asia, salah satunya adalah Indonesia.
"Untuk tahun 2025 ini sebenarnya Indonesia cukup sepi karena hanya kebagian satu gerhana saja. Tahun 2023 kemarin dapat Gerhana Matahari, kadang bisa dapat 2 sampai 3 Gerhana Bulan," jelas Puannandra dalam YouTube BRIN Indonesia.
Gerhana Bulan Total ini dapat dinikmati hanya dengan mata telanjang tanpa memerlukan alat-alat canggih lainnya. Namun dengan catatan hanya dalam kondisi cuaca yang cerah, tidak mendung, dan tidak turun hujan.
"Gerhana ini bisa dinikmati dengan mata telanjang dari seluruh wilayah Indonesia, tanpa peralatan khusus," tulis Observatorium Bosscha.
Gerhana Bulan diperkirakan akan terjadi pada 7 September 2025 pukul 22.28 WIB hingga 8 September 2025 pukul 03.55 WIB.
22.28 : Memasuki fase Penumbra
23.35 : Memasuki fase Sebagian
01.11 : Memasuki fase Total
02.33 : Fase Total berakhir
03.39 : Fase Sebagian berakhir
03.55 : Fase Penumbra berakhir
Fenomena Gerhana Bulan ini terjadi kurang lebih selama 5 jam 27 menit, dengan fase Total selama 82 menit.
Zona waktu lainnya harus menyesuaikan waktu bila ingin melihat Gerhana Bulan ini, seperti zona waktu WIT yang dapat menyaksikan fenomena ini pada pukul 00.28 WIT hingga 05.55 WIT.
Fenomena ini tentu saja akan sangat dinanti-nanti, keindahannya akan sangat memukau dan memanjakan mata.
Ajak keluarga untuk menyaksikan Gerhana Bulan bersama-sama, dan jika perlu ambillah foto bersama untuk sebuah kenangan yang manis. Dzafir Kirana Adelia/Linda Tresnawati
Editor : Imron Arlado