JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Taylor Swift resmi mengumumkan album studio ke-12 miliknya yang berjudul 'The Life of a Showgirl' setelah banyak spekulasi yang memanas di kalangan penggemarnya selama 24 jam penuh.
Spekulasi ini bermula pada Senin pagi, ketika tim pemasaran sang penyanyi mengunggah 12 foto dari tur Eras disertai keterangan ''Memikirkan ketika dia berkata 'Sampai jumpa di era berikutnya…'''.
Unggahan tersebut langsung memicu diskusi hangat di media sosial dengan penggemar yang mencoba menebak maksud tersembunyi di baliknya.
Tidak lama berselang, kekasih Taylor Swift, Travis Kelce, mengonfirmasi bahwa ia akan menjadi tamu dalam episode terbaru Podcast 'New Heights'.
Pada saat yang sama, situs web resmi Taylor memulai hitung mundur hingga pukul 00:12 ET, yang semakin memperkuat dugaan bahwa pengumuman besar akan datang.
Album ke-11 Swift, 'The Tortured Poets Department', yang dirilis tahun lalu, telah mencatat sejarah sebagai album yang paling banyak diputar di Spotify dalam satu hari. Reputasi tersebut membuat para penggemar semakin tak sabar menantikan karya terbarunya.
Pengumuman judul 'The Life of a Showgirl' dilakukan melalui media sosial bersamaan dengan cuplikan dari podcast Kelce. Di waktu yang sama, album tersebut mulai tersedia untuk pre-order di situs resmi Swift.
Para penggemar yang melakukan pemesanan lebih awal menerima pesan bahwa album akan dikirim sebelum 13 Oktober, meskipun pihak Taylor Swift menegaskan bahwa tanggal tersebut bukan merupakan tanggal perilisan resmi.
Hingga kini, tanggal pasti perilisan musik baru Taylor Swift tersebut masih dirahasiakan, meninggalkan rasa penasaran besar bagi para pendengarnya di seluruh dunia.
Setelah bertahun-tahun menjadi sorotan utama lewat tur Eras yang memecahkan rekor, Taylor Swift memulai tgahun 2025 dengan langkah yang tampak lebih tenang.
Pada Mei tahun ini, kabar besar datang ketika diumumkan bahwa Taylor berhasil membeli kembali hak atas enam album pertamanya.
Keputusan ini menandai berakhirnya perseteruan panjang terkait kepemilikan karya musiknya yang selama bertahun-tahun menjadi isu hangat di industri hiburan.
Sebelumnya, setelah master orisinal albumnya dijual tanpa persetujuannya, Taylor berkomitmen untuk merekam ulang album tersebut. Versi-versi baru itu kemudian dikenal dengan 'Taylor’s Version'.
Hingga kini, ia telah merilis ulang empat dari enam album tersebut dengan masing-masing album mendapat sambutan hangat dari penggemar.
Pengumuman pembelian kembali master orisinal ini disampaikan Taylor Swift melalui sebuah surat emosional yang ditujukan untuk para penggemarnya.
Dalam surat tersebut, ia menegaskan bahwa dua album terakhir akan ''memiliki momen untuk muncul kembali ketika waktunya tepat.'' Hal ini menjadi tanda bahwa masih ada kejutan besar yang akan datang bagi para pendengarnya.
Penyanyi tersebut menutup tur Eras pada Desember 2024 setelah berhasil menggelar 149 konser di 53 kota.
Di Inggris saja, ia berhasil menarik hampir 1,2 juta penonton, termasuk delapan kali penampilan di Stadion Wembley. Tur ini diperkirakan menyumbang sekitar £1 miliar bagi perekonomian negara sekaligus mengukuhkan status Taylor sebagai miliarder.
Sang bintang juga mengantongi deretan prestasi bergengsi. Ia pernah dinobatkan sebagai 'Artist of the Decade' oleh American Music Awards, menjadi artis dengan jumlah penghargaan terbanyak sepanjang sejarah MTV Video Music Awards.
Ia juga meraih 14 Grammy, termasuk empat kemenangan untuk kategori 'Album of the Year', pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya.
FADYA.
Editor : Imron Arlado