JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kabar terbaru tentang anime One Piece kembali menjadi sorotan setelah perilisan opening terbarunya yang ke-28 dengan judul Carmine, menggantikan opening sebelumnya yang berjudul Tensh.
Carmine sendiri dibawakan oleh band rock asal Jepang yang bernama ELLEGARDEN dan digunakan pada episode yang menandai kelanjutan Egghead Arc.
Pengumuman resmi penggunaan Carmine menyebutkan bahwa opening ini akan tampil pada episode One Piece yang ke-1139 dengan preview trailer dan animasinya dirilis menjelang penayangannya pada 10 Agustus 2025.
Opening terbaru anime legendaris ini juga dikabarkan digarap oleh Yuuki Kamiya, seorang sutradara, desainer, dan ilustrator terkemuka di Jepang yang sebelumnya mengerjakan opening Jujutsu Kaisen Season 2.
Karir dan reputasi Kamiya semakin melejit setelah hasil garapannya pada opening Jujutsu Kaisen Season 2 yang berjudul Ao no Sumika dan Specialz sukses disambut dengan antusiasme, respon positif, dan dukungan besar dari penggemar Jujutsu Kaisen.
Hal ini karena dalam setiap karyanya Kamiya selalu memberikan visual yang sempurna dan memukau serta dinilai berhasil menangkap esensi dan atmosfer anime dengan musik serta visual yang mengesankan.
Kamiya melakukan hal yang sama pada opening terbaru One Piece, ia memberikan visual dan grafik yang sempurna serta memukau.
Menghasilkan opening anime yang berkualitas tinggi dan berhasil menangkap momen terbaik dari Egghead Arc. Bahkan opening terbaru garapan Kamiya ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah One Piece.
Dari beberapa karya milik Kamiya, dapat ditarik kesimpulan bahwa ia memiliki ciri khas gaya visual yang dapat membantunya menghasilkan karya dengan kualitas tinggi dan mencapai kesuksesannya.
Beberapa gaya visual yang berulang dan mudah dikenali pada karya Kamiya adalah rekaman-rekaman yang terasa seperti film pendek dan banyak close up dramatis yang menegaskan fokus emosional.
Antara visual dan musik pada karya Kamiya juga selalu terasa lebih menyatu karena tiap rekaman adegan yang dipotong disesuaikan dengan beat atau ketukan musik.
Yang membuat semakin menarik adalah elemen-elemen yang tampilannya seakan hanya digunakan sebagai visual justru merupakan petunjuk untuk cerita yang akan datang, hal ini membuat para penggemar selalu merasa penasaran dan menerka-nerka makna dari setiap adegan serta elemen.
Kamiya juga memiliki kemampuan beralih cepat antara momen sentimental dan momen aksi tanpa kehilangan ritme, sehingga opening dapat terasa lebih emosional sekaligus energik.
Gaya visual Yuuki Kamiya yang energik, dinamis, sinkron dengan musik, efek visual kuat, dan berani memainkan pencahayaan dianggap sangat mendukung anime dengan genre shounen petualangan dan aksi seperti One Piece.
Gaya visual Kamiya juga dinilai berhasil memenuhi inti dari One Piece yang tiap adegan-adegannya penuh semangat, pertarungan, dan ekspresi karakter yang intens.
Dengan kata lain, gaya kreatif Yuuki Kamiya sebagai sutradara sangat klop dengan genre One Piece yang energik dan didominasi pertarungan.
Baca Juga: Percaya pada Zodiak Termasuk Bagian dari Efek Barnum! Kenali Apa itu Barnum Effect dan Dampaknya
Tak hanya karena gaya visual Kamiya yang luar biasa, opening terbaru One Piece semakin mengguncang karena berkolaborasi dengan band rock terkenal asal Jepang yang bernama ELLEGARDEN dengan gaya musik yang energik.
Beberapa sumber juga menyatakan bahwa band ELLEGARDEN baru pertama kali menulis atau menyajikan lagu khusus untuk anime.
Vokalisnya yang bernama Takeshi Hosomi merespons tawaran ini dengan antusias karena ia adalah salah satu penggemar One Piece.
Carmine bukan sekadar pergantian musik opening. Ia adalah hasil kolaborasi besar antara sutradara terkemuka dan band rock legendaris yang memiliki karakter musik kuat.
Perpaduan ini juga dapat memaksimalkan hasil kolaborasi sehingga bisa sesuai dengan posisi One Piece sebagai serial besar dengan tradisi opening yang sering menjadi momen budaya.
FANEZA
Editor : Imron Arlado