JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Dibalik suksesnya sebuah karya pasti ada sosok pencipta yang sangat cerdas dan hebat. Salah satunya adalah pemuda bernama Eiichiro Oda.
Eiichiro Oda adalah seorang mangaka terkemuka asal Jepang yang sukses mendunia setelah menerbitkan karya manga legendarisnya yang bertajuk One Piece.
Ia lahir pada tanggal 1 Januari 1975 di Kumamoto, Jepang. Sejak usianya menginjak 4 tahun, Oda sudah memiliki keinginan untuk menjadi seorang mangaka.
Cita-cita Oda muncul karena ia merasa sangat terinspirasi dengan kehebatan Akira Toriyama, pencipta anime manga Dragon Ball.
Akhirnya, di usianya yang menginjak 17 tahun, ia mengirim karya pendeknya yang berjudul Wanted! dan berhasil mendapat beberapa penghargaan dan membuka jalannya untuk menjadi seorang mangaka sukses dan profesional.
Baru baru ini, namanya kembali melonjak di berbagai situs dan platform sosial media karena keberhasilannya terdaftar di posisi ke-8 dalam kategori penulis terlaris di dunia.
Ia bahkan menjadi penulis asal Jepang dengan angka penjualan tertinggi sepanjang masa.
One Piece sendiri adalah sebuah manga populer yang pertama kali dirilis pada tahun 1997 dengan total keseluruhan episode berjumlah 1.137.
Baca Juga: Desa Gempolkerep, Kecamatan Gedeg Kopdes Merah Putih Jadi Harapan Baru Perekonomian Warga
Sementara itu, versi anime One Piece tayang perdana sejak tanggal 20 Oktober 1999. Anime manga ciptaan Eiichiro Oda ini mengangkat cerita tentang petualangan bajak laut.
Di mana seorang pemuda bernama Monkey D. Luffy, sang pemeran utama, adalah seorang bajak laut yang bermimpi menemukan harta karun legendaris bernama One Piece dan menjadi raja bajak laut.
Keberhasilan One Piece dalam menduduki posisi anime terpopuler dan memiliki banyak peminat juga meliputi beberapa faktor yang sangat diperhatikan oleh Oda.
Beberapa faktor tersebut adalah detail latar tempat yang luar biasa luas, kaya, dan unik. One Piece dikenal sebagai tempat yang terdiri dari berbagai pulau, kerajaan, suku, budaya, ras, hingga sistem pemerintahan dunia.
Oda membangun dunia One Piece secara bertahap dan sangat terencana yang kemudian menghasilkan hasil akhir yang fantastis.
Penggambaran karakter tiap tokoh utama maupun tokoh pendukung juga digambarkan dengan sangat detail, kuat, dan emosional.
Perkembangan tiap karakternya berjalan dengan realistis dan berproses, sangat disesuaikan dengan pengalaman tiap karakter sepanjang petualangan.
Genre One Piece juga menjadi salah satu faktor anime ini banyak diminati karena pencampuran genre dalam anime ini dinilai seimbang.
Tak hanya menyajikan adegan pertarungan, Oda juga menambahkan elemen petualangan, drama, komedi, politik, tragedi, bahkan kritik sosial di anime ciptaannya.
Perpaduan genre itu berhasil menghasilkan alur cerita yang tidak monoton dan bisa dinikmati oleh semua kalangan usia mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Plot dalam One Piece juga dianggap sangat terencana dan penuh misteri.
Baca Juga: Sukses Taklukkan Panggung Dunia lewat Bakat Dance
Sangat sesuai dengan ciri khas Oda dalam menciptakan sebuah manga anime yang diumpamakan seperti "seakan menyimpan misteri selama puluhan tahun lalu menjelaskannya dengan rapi di masa mendatang".
Hal ini sangat berpengaruh dalam menciptakan rasa puas dan bersemangat dalam diri tiap penonton dan pembaca setia.
Hingga bulan Agustus 2022 lalu, One Piece telah terjual lebih dari 510 eksemplar secara global.
Data terbaru tahun 2025 juga menyebutkan bahwa penjualan One Piece semakin tinggi hingga mencapai 535 eksemplar.
Hal itu menjadikannya sebagai seri manga dan buku fiksi paling banyak terjual dari satu penulis yang sama.
Guinness World Records juga menyatakan One Piece sebagai most copies published for the same comic book series by a single author.
Keberhasilannya itu menjadi bukti bahwa ia telah mengalahkan banyak penulis besar dunia seperti Danielle Steel dan J.K. Rowling.
Bahkan ia hampir melampaui rekor milik William Shakespeare dan Agatha Christie. Tercapainya kedudukan tinggi Oda saat ini tak diraih secara mudah dan cuma-cuma.
Oda telah melewati begitu banyak tahap yang berliuk-liuk hingga akhirnya ia bisa menggapai mimpinya menjadi seorang mangaka.
Konsistensi dan etos kerjanya yang ekstrim, perencanaan penyusunan jangka panjang, membangun koneksi emosional dengan pembaca dan penonton.
Baca Juga: Workcation atau Liburan Sambil Bekerja, Tren Baru Generasi Muda! Baca Selengkapnya!
Serta memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman juga menjadi proses penting Oda dalam menggapai mimpinya.
Dari segala karya dan penghargaannya, Oda membuktikan bahwa manga dan anime bukan sekedar bacaan dan tontonan anak anak.
Manga dan anime tentu saja bisa dinikmati oleh seluruh kalangan karena alur ceritanya yang kompleks dan mendalam.
Bukan hanya sekedar komedi hiburan untuk menghibur diri tetapi juga sebagai jalan alternatif untuk memahami nilai kehidupan dan nilai lainnya.
Selain berhasil menjadi panutan dan inspirasi utama para mangaka muda, Oda juga berhasil membuka jalan bagi manga Jepang untuk menembus pasar global secara masif. FANEZA
Editor : Imron Arlado