JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Setelah kontraknya bersama Lille berakhir, Juventus akhirnya resmi memperkenalkan Jonathan David sebagai penyerang utama di klub mereka.
''Menjadi bagian dari tim besar seperti Juventus rasanya luar biasa. Pekan pertama saya berjalan dengan sangat baik karena rekan-rekan baru yang sangat membantu,'' ujar David.
Sembari memamerkan jersey barunya, David berkata bahwa memilih angka 30 sebagai nomor punggung memiliki makna tersendiri. Baginya, nomor 30 adalah nomor yang penting karena itu adalah tanggal ulang tahun ayahnya.
Dengan percaya diri, ia berambisi untuk mencetak banyak gol dan menjadi salah satu striker terbaik di dunia bersama Juventus yang dikenal sebagai klub yang memiliki ambisi besar.
Profil Jonathan David
Jonathan Christian David lahir pada tanggal 14 Januari tahun 2000 di Brooklyn, Amerika Serikat. Ketika ia masih bayi, ia pindah ke negara orang tuanya, Haiti, dan bermigrasi ke Ottawa, Kanada, di usia enam tahun.
Di Ottawa, ia bersekolah di sekolah umum berbahasa Prancis, École secondaire publique Louis-Riel. Ia mengutip bahwa ketika bersekolah di Louis Riel, ia dapat selalu berlatih sepak bola dan menjaga keahliannya.
Besar di komunitas Franco-Ontarian di Ottawa Timur, ia mulai bermain untuk beberapa klub pemuda lokal sebelum pindah ke Belgia pada tahun 2018, di mana ia mencatatkan debut profesionalnya untuk Gent sebagai tim Divisi Pertama A.
Pada pertandingan pertama melawan Zulte Waregem, ia mencetak gol pada waktu tambahan untuk menyelamatkan hasil imbang 1-1. Setelah mencetak lima gol dalam lima pertandingan pertamanya, Gent mengontrak David hingga tahun 2022.
Setelah itu, David sendiri akhirnya memperpanjang kontrak selama satu tahun hingga tahun 2023 pada bulan September 2019.
Pada tanggal 11 Agustus 2020, David akhirnya direkrut oleh klub Ligue 1, Lille, dengan kontrak lima tahun. Ia menjadi orang Kanada pertama yang bermain di Ligue 1.
Ia berhasil mencetak gol pertamanya untuk Lille pada tanggal 22 November melawan Lorient dengan kemenangan 4-0 dan menjadi orang Kanada pertama yang mencetak gol di Ligue 1.
Pada tanggal 14 Mei 2025, David menyatakan kepergiannya dari Lille pada akhir musim dan mengakhiri masa jabatan lima tahun dengan klub tersebut. Ia pergi sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub.
Setelah lima musim bersama Lille, pada tanggal 4 Juli 2025 David menandatangani kontrak dengan klub Serie A Juventus dengan kontrak hingga 30 Juni 2030.
Rincian keuangan dari perjanjian tersebut mencakup komisi dan bonus penandatanganan sebesar €12,5 juta yang dibayarkan dalam tiga musim.
Menurut berbagai laporan, kontrak lima tahunnya mencakup gaji tahunan sekitar €6 juta bersih ditambah €2 juta dalam kemungkinan pembayaran bonus per musim.
David merupakan pemain penyerang serba bisa, terutama sebagai penyerang kedua dalam formasi 4-4-2 atau sebagai gelandang serang. Ia juga dikenal karena kemampuan mencetak golnya.
Selain itu, ia dikenal karena kecerdasan taktisnya, tingkat kerja defensif, dan kemampuan membaca permainan, serta kemampuannya untuk menekan pemain lawan.
Dalam kehidupan sosialnya, ia berteman baik dengan rekan setimnya di Lille, Angel Gomes, dan mantan pemain Lille, Timothy Weah. FADYA.
Editor : Imron Arlado