Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Fenomena Langit Langka: Terakhir Kali Gerhana Matahari Total Muncul di Tahun 2024

Imron Arlado • Jumat, 1 Agustus 2025 | 23:55 WIB
Gerhana Matahari Total terakhir kali terjadi pada 8 April 2024.
Gerhana Matahari Total terakhir kali terjadi pada 8 April 2024.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Saat ini tengah ramai beredar informasi terkait akan adanya Gerhana Matahari Total (GMT) pada 2 Agustus 2025. Informasi ini menimbulkan keresahan di masyarakat terkait kebenarannya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar, melainkan BMKG menyebutkan bahwa fenomena ini diperkirakan akan terjadi pada tahun 2027.

Mengutip dari laman BMKG, pada tahun 2025 hanya ada empat gerhana, yakni diantaranya sebagai berikut:

Pada 14 Maret 2025 terjadi Gerhana Bulan Total, fenomena ini dapat diamati di wilayah timur Indonesia.

Pada 29 Maret 2025 terjadi Gerhana Matahari Sebagian, tetapi fenomena ini tidak dapat diamati dari Indonesia.

Pada 7 September 2025 akan terjadi Gerhana Bulan Total yang dapat diamati dari Indonesia.

Terakhir yakni 21 September 2025 akan terjadi Gerhana Matahari Sebagian, tetapi fenomena ini tidak dapat terlihat dari Indonesia.

 

Kapan Terakhir Terjadinya Gerhana Matahari Total?

Gerhana Matahari Total (GMT) terakhir kali terjadi pada 8 April 2024 silam. Fenomena ini berlangsung melalui beberapa tahapan, dimulai dari Gerhana Matahari Sebagian, Gerhana Matahari Total, puncak Gerhana Matahari Total, dan diakhiri dengan Gerhana Matahari Sebagian.

Berikut rincian terjadinya fenomena Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024:

Gerhana Matahari Total berlangsung selama beberapa jam. Kota yang terlewati jalur GMT dengan durasi totalitas terlama akan mengalami GMT selama 4 menit 26 detik.

 

Apakah Gerhana Matahari Total dapat Disaksikan di Indonesia?

Indonesia tidak dapat mengamati Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 karena berada di wilayah sisi gelap bumi yakni pada waktu malam hari.

Menurut Badan Riset dan Inovasi (BRIN) mengungkapkan Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 hanya terjadi di wilayah Amerika Utara yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

 

 

Terjadi Ledakan Gerhana Matahari 8 April

Menurut National Center for Atmospheric (NCAR) fenomena Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 silam disertai dengan adanya ledakan-ledakan di Matahari.

Selama fase totalitas Gerhana Matahari, Bulan sepenuhnya menutupi pandangan Matahari dari Bumi, sehingga yang tampak hanyalah bagian tepi Matahari.

Di bagian tepi Matahari yang masih tampak dari Bumi, dapat terlihat semburan plasma Matahari yang tampak seperti ledakan. Menurut penjelasan BMKG, fenomena tersebut kemungkinan dipicu oleh aktivitas internal Matahari.

Demikian, informasi lengkap tentang fenomena Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 silam. Semoga dapat bermanfaat! LINDA

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#ledakan gerhana matahari 8 april #gerhana matahari 8 april 2024 #gerhana matahari 2 agustus hoaks #gerhana matahari total #fenomena gerhana 2025