JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang Rusia tepatnya pada wilayah timur di Kamchatka pada area lepas pantai pukul 08.27 WIB pada Rabu (30/7/2025).
Gempa bumi ini memicu gelombang tsunami dengan ketinggian mencapai 4 meter. Akibat guncangan yang terjadi di wilayah Kamchatka, Rusia tersebut berdampak luas khususnya pada wilayah kawasan Samudera Pasifik, seperti Jepang, Amerika Serikat, hingga Indonesia.
Alasan dibalik terjadinya gempa bumi di Kamchatka, Rusia
Kamchatka sendiri merupakan wilayah yang dilewati oleh cincin api pasifik, dimana wilayah ini termasuk zona geologi aktif yang sering menunjukkan gesekan lempeng bumi seperti gempa bumi dan gunung meletus.
Dilansir dari AFP, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyampaikan gempa yang melanda Rusia tersebut terjadi pada kedalaman 19,3 km dengan pusatnya berada sekitar 125 km dari tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky.
Jumlah korban akibat gempa bumi
Gubernur Kamchatka Vladimir Solodov mengungkapkan bahwa gempa ini merupakan gempa terkuat selama beberapa dekade terakhir.
"Gempa bumi hari ini sangat serius dan merupakan yang terkuat dalam beberapa dekade terakhir," kata Vladimir Solodov melalui unggahan video di Telegram.
Selain itu akibat gempa tersebut pemerintah Kamchatka mengungkap tidak ada korban jiwa dan beberapa orang terluka.
“Beberapa orang terluka akibat gempa bumi di timur jauh Rusia,” ungkap laporan kantor berita pemerintah Rusia, TASS pada (30/7/2025).
Baca Juga: Awas! Varian Covid-19 XFG Dominan di Indonesia, Kemenkes Imbau untuk tetap Waspada
Menteri Kesehatan Kamchatka pun menyebut beberapa korban mengalami luka namun tidak serius dan dalam kondisi baik.
"Semua pasien dalam kondisi baik. Tidak ada korban luka serius yang dilaporkan saat ini," ujar Menteri Kesehatan Kamchatka, Oleg Melnikov, yang dikutip TASS.
Menurut Kementerian Darurat Rusia, gempa yang mengakibatkan tsunami tersebut membanjiri kota pelabuhan sekitarnya dengan jumlah penduduk sekitar 2000 orang.
"Tsunami membanjiri sebagian kota pelabuhan Severo-Kurilsk … Penduduk telah dievakuasi," ujar kementerian tersebut.
Peringatan tsunami dari beberapa negara di kawasan Samudera Pasifik
Karena memiliki potensi tinggi berakibat tsunami di kawasan Samudera Pasifik, Badan Meteorologi Jepang akhirnya mengeluarkan peringatan tsunami khususnya untuk wilayah sebagian pantai timur dengan potensi gelombang setinggi 3 meter.
Peringatan tsunami juga dikeluarkan oleh beberapa negara yang berpotensi tinggi terkena dampak gelombang tsunami dari Kamchatka, Rusia, seperti Taiwan, Filipina, Hawaii, Kepulauan Aleut di Alaska, sebagian besar pantai barat Amerika Serikat, dan sebagian wilayah Indonesia.
Editor : Imron Arlado